BeritaParlemenSumatera Barat

Lewat Sosper Nomor 9 Tahun 2018, Zuldafri Darma Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

27
Anggota DPRD Sumbar, Zuldafri Darma saat Sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2018
Anggota DPRD Sumbar, Zuldafri Darma saat Sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2018. (f/ist)

Mjnews.id – Anggota DPRD Sumatera Barat, Zuldafri Darma ajak masyarakat memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan Narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang), psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Ajakan itu disampaikan saat Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 9 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (9/8/2026).

ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman bagi generasi muda.

Dalam kegiatan itu hadir narasumber Eka Lusiana, SKM dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan AKP Harmen, Kasat Resnarkoba Polres Tanah Datar. Keduanya memaparkan berbagai upaya pencegahan, dampak penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.

Zuldafri Darma menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum atau pemerintah semata.

“Pencegahan harus dimulai dari keluarga. Orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan membangun komunikasi yang baik agar mereka tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba,” ujar Zuldafri.

Menurutnya, Perda Nomor 9 Tahun 2018 menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan langkah pencegahan secara berkelanjutan.

Ia menilai edukasi kepada masyarakat perlu terus diperkuat agar pemahaman mengenai bahaya narkoba semakin luas, terutama di kalangan remaja dan generasi muda.

“Generasi muda adalah aset daerah dan bangsa. Karena itu, kita harus menjaga mereka dari ancaman narkoba melalui pendidikan, pengawasan, dan kepedulian bersama,” katanya.

Sementara itu, para narasumber menjelaskan berbagai dampak negatif penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan fisik, mental, maupun kehidupan sosial. Masyarakat juga diajak mengenali tanda-tanda awal penyalahgunaan narkoba serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Zuldafri berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan sejak dini dan aktif mengambil peran dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

“Bersama cegah narkoba, kita wujudkan masyarakat yang sehat dan generasi Sumatera Barat yang berkualitas,” tutupnya. (Hpr)

Exit mobile version