Mjnews.id – Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis hadiri kegiatan silaturahmi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi bersama jamaah haji Kota Bukittinggi di Masjid Jamik Birugo, Kamis 24 September 2026.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan pembentukan Pengurus Ikatan Keluarga Haji Indonesia (IKHI) Kota Bukittinggi Angkatan I, penyematan pin keluarga haji, serta penyerahan sertifikat kepada pelajar yang telah mendapatkan porsi haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi, Misra Elfi, menyampaikan, tahun 2026, merupakan tahun pertama dibentuknya Kementerian Haji Bukittinggi dan telah memberangkatkan 253 jamaah haji dan kembali pulang sebanyak 252 jamaah haji, karena satu jamaah wafat di Tanah Suci.
Selanjutnya, pada tahun 2027 ini, telah mulai mendata calon jamaah haji yang hingga saat ini terdapat 180 jamaah Bukittinggi yang secara administrasi terdaftar sebagai Calon Jamaah Haji 2027 berangkat ke Tanah Suci.
“Kami terus berkomitmen untuk menyelenggarakan perjalanan ibadah haji dengan maksimal. Namun, ini tentu butuh dukungan semua pihak, termasuk kerjasama dari jamaah haji sendiri. Karena kita akan bentuk Ikatan Keluarga Jamaah Haji, yang memiliki peran tentunya untuk memberikan pengalaman dan masukan kepada kami,” ujarnya.
Kepala Kanwil Kementerian Haji Sumbar, M. Rifki, menjelaskan, para jamaah haji yang telah pulang, merupakan duta haji, yang dapat memberikan pemikiran positif, pengalaman ibadah yang baik bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Jamaah haji 2026, merupakan angkatan pertama yang masuk Ikatan Keluarga Haji Indonesia (IKHI).
Ia juga menjelaskan, masa tunggu keberangkatan haji untuk Sumatera Barat, mencapai 26 tahun.
“Jumlah jamaah yang telah mendaftar haji di Sumatera Barat hinga 2026 ini mencapai 107.000 orang. Terdapat 5.700.000 antri haji se Indonesia. Dari jumlah itu, masa tunggu keberangkatan sudah mencapai 26 tahun. Bagi yang telah berangkat haji, 18 tahun setelah berangkat, baru bisa kembali mendaftar. Selanjutnya masa tunggu sekitar 26 tahun setelah mendaftar. Untuk itu, kita doakan jamaah haji yang telah pulang, mendapat haji yang mabrur dan calon jamaah haji, diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berangkat menuju Baitullah,” ungkapnya.
Sementara Wawako Ibnu Asis menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi atas inisiatif pelaksanaan silaturahmi jemaah haji, pembentukan organisasi keluarga haji, serta program Tabungan Haji Pelajar.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun kekompakan antar jamaah haji. Ia juga berharap penyematan pin keluarga haji dapat menjadi pengingat bagi jamaah untuk terus meningkatkan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pada dasarnya, organisasi ini ingin mempertemukan dan mempersatukan kita dalam satu wadah persaudaraan, sehingga terjalin kekompakan dan soliditas di antara jemaah haji, khususnya yang ada di Kota Bukittinggi,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemko dan Kemenhaj Bukittinggi juga memberikan sertifikat kepada sejumlah pelajar yang telah mendapatkan porsi haji, setelah menabung melalui tabungan haji pelajar, yang jadi program Pemko Bukittinggi. Hingga kini, terdata sebanyak 18.000 pelajar telah memiliki rekening haji melalui kerjasama Pemko Bukittinggi, BPRS Jam Gadang dan Kemenhaj Bukittinggi.
(Aii)
