BeritaParlemenPendidikanSumatera Barat

Budidayakan Melon, Ketua DPRD Sumbar Apresiasi Kreativitas Siswa SMKN 2 Batusangkar

16
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi apresiasi kreativitas Siswa SMKN 2 Batusangkar budidayakan melon
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi apresiasi kreativitas Siswa SMKN 2 Batusangkar budidayakan melon. (f/ist)

Mjnews.id – Potensi pendidikan kejuruan dalam mengembangkan keterampilan dan kreativitas siswa mendapat perhatian Ketua DPRD Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., saat melakukan kunjungan kerja ke SMKN 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Senin (2/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Muhidi tidak hanya bersilaturahmi dengan jajaran majelis guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga melihat secara langsung berbagai kegiatan pembelajaran produktif yang dikembangkan sekolah.

ADVERTISEMENT

Kehadirannya disambut hangat oleh keluarga besar SMKN 2 Batusangkar. Suasana akrab terlihat dalam pertemuan yang diisi dengan dialog dan pengenalan berbagai potensi sekolah.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah budidaya tanaman melon yang dikelola di lingkungan sekolah. Bahkan, Muhidi berkesempatan memetik langsung buah melon hasil budidaya siswa.

Dengan antusias, ia melihat hasil tanaman yang dikembangkan melalui proses pembelajaran berbasis praktik tersebut. Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa pendidikan kejuruan tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam mengembangkan keterampilan.

Budidaya melon tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana lingkungan sekolah dapat menjadi ruang pembelajaran produktif. Melalui kegiatan seperti ini, siswa berkesempatan mengenal proses budidaya, mengasah kreativitas, serta memahami peluang pengembangan usaha di bidang pertanian.

Bagi Muhidi, kunjungan langsung ke sekolah menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat perkembangan dunia pendidikan sekaligus mengenali potensi yang dimiliki masing-masing satuan pendidikan.

Interaksi dengan para guru, tenaga kependidikan, dan siswa juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi antara lembaga legislatif dengan lingkungan pendidikan.

Ia menilai, sekolah kejuruan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Kunjungan ke SMKN 2 Batusangkar tersebut menjadi gambaran pentingnya penguatan pendidikan berbasis keterampilan. Kreativitas siswa dan berbagai kegiatan produktif yang dikembangkan sekolah merupakan potensi yang patut terus didorong.

Melalui pendidikan kejuruan yang didukung pembelajaran praktik, diharapkan lahir sumber daya manusia Sumatera Barat yang terampil, kreatif, mandiri, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

(hpr)

Exit mobile version