![]() |
| KM Prima Sukses-I GT 98 tenggelam. (f/ist) |
Merauke, Mjnews.id – Kepala kepolisian Resor (Kapolres) Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Polairud Polres Merauke, AKP Okto Samosir, SH membenarkan pada Senin (23/5/2022) lalu telah terjadi laka laut tenggelamnya KM PRIMA SUKSES – I. GT 98 (jenis kapal pancing cumi) di perairan Arafura, Kabupaten Merauke pada posisi 09°53’000″ LS -141°53’000″ BT, Senin 30 Mei 2022.
Dikatakan Kasat Polair bahwa kejadian laka laut terjadi pada Senin 23 Mei 2022 sekitar pukul 10.00 WIT di sekitar perairan Arafura. Untungnya, 27 orang awak kapal semuanya selamat, kapal tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan laporan Kejadian Nomor: LK/ 09 /V/2022/Polairud, tanggal 26 Mei 2022, oleh pelapor atas nama Muhammad Sholeh, laki-laki, Islam, karyawan swasta / Nakhoda Kapal KM PRIMA SUKSES – I. GT 98, Alamat sesuai KTP : Kreman, RT 005, RW 003, Kel. Kreman, Kec. Warureja, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah, sementara di atas kapal KM PRIMA SUKSES – I. GT 98.
Diketahui saksi atas nama Rizki Anugrah Ramadhan, Bekasi 04 Desember 2002, laki-laki, islam, Kepala Kamar Mesin (KKM) di atas KM PRIMA SUKSES – I. GT 98, Alamat sementara di atas kapal KM PRIMA SUKSES – I. GT 98.
Korban sebanyak 27 orang awak kapal termasuk pelapor dengan kronologis kejadian, pada Kamis tanggal 12 Mei 2022 sekitar pukul 18.15 WIT, kapal KM PRIMA SUKSES – I GT. 98 yang dinakhodai oleh pelapor bersama 26 orang ABK berlayar keluar dari muara Sungai Kumbe dengan tujuan perairan Arafura Merauke untuk melakukan aktivitas mancing cumi.
Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 22 Mei 2022 sekitar pukul 08.00 WIT saat itu kapal berada pada posisi 09°53’000″ LS – 141°53’000″ BT, dan kapal KM. PRIMA SUKSES I GT. 98 sedang parasut agar memperlambat gerak arus, tiba-tiba kapal mengalami kerusakan pada mesin induk kapal, kemudian KKM Rizki melaporkan kepada pelapor/nakhoda yang saat itu berada di kamar ruang kemudi/setir, kemudian bersama pelapor turun ke kamar mesin untuk melakukan perbaikan pada mesin induk selama 1 (satu) hari tidak berhasil baik;
Kemudian pada hari kedua, Senin 23 Mei 2022 masih dalam proses perbaikan mesin induk kapal, sekitar pukul 10.00 WIT, kapal mengalami benturan dengan batu karang, saat itu air laut bergerak surut, dan sekitar pukul 12.30 WIT, ketika air laut bergerak pasang dan saat pelapor selesai melaksanakan sholat dhuhur, pelapor melihat pada kamar mesin air laut sudah merembes / masuk dalam ruang mesin kapal melalui papan kapal yang retak, sehingga pelapor bersama KKM atas nama Rizki berupaya untuk menutup bocor tersebut dengan menggunakan kain dan menggunakan mesin pompa air.
Namun dikarenakan air laut mulai pasang deras, kain yang menutupi bocor tersebut tidak kuat dan mesin pompa yang digunakan untuk mengeluarkan air tidak bisa bekerja baik, sehingga kamar mesin mulai tergenang air menggenangi mesin induk 4D sehingga tidak bisa berfungsi, kapal perlahan akan tenggelam;
Selanjutnya pelapor menghubungi rombongan kapalnya dengan menggunakan radio SSB untuk meminta pertolongan dan saat itu datang kapal KM Surya Wijaya untuk menolong. Kemudian sekitar pukul 20.00 WIT, hampir setengah bagian badan kapal sudah tenggelam dan terlepas dari karang laut, pelapor meminta kepada nakhoda kapal KM Surya Wijaya untuk menarik kapal pelapor KM Prima Sukses – I, namun tidak bisa karena beban kapal sangat berat dikarenakan air laut sudah berada di dalam kapal.
Kemudian saat kapal KM. Surya Wijaya sudah dapat merapat kapal KM. Prima Sukses – I, seluruh ABK kapal termasuk pelapor memindahkan barang-barang berharga dan seluruh ABK berpindah ke atas kapal KM. Surya Wijaya.
Pada keesokan harinya, Selasa 24 Mei 2022, kapal KM. Surya Wijaya yang menolong seluruh awak kapal, mencari kembali posisi kapal dan berupaya menariknya namun tidak bisa, sehingga pelapor melakukan musyawarah / meminta petunjuk terhadap ketua rombongan kapal, dan hasil musyawarah rombongan kapal-kapal pelapor diarahkan untuk dievakuasi ke Merauke dan segera melaporkan kejadian tenggelamnya kapal KM Prima Sukses – I tersebut kepada Satuan Kepolisian Perairan dan Udara Polres Merauke, untuk tindakan selanjutnya.
Ketika tiba dan melapor di kantor Satpolairud Merauke, piket jaga mengarahkan agar juga melapor kejadian tersebut kepada Basarnas Merauke untuk pencarian dan pertolongan terhadap kapal.
(am)
