“Bagi saya dan bagi Presiden terutama, yang penting RUU itu siapapun yang menginisiasi tapi hasilnya selesai,” tegas Supratman, mengindikasikan prioritas pada penyelesaian RUU ini ketimbang perdebatan inisiator.
Ia juga menyoroti peran Presiden yang telah melakukan komunikasi dengan ketua umum partai politik, yang diyakini Supratman akan memperlancar proses.
ADVERTISEMENT
Supratman menutup dengan menyatakan, “Ini kan baru DPR lagi reses. Kita tunggu selesai reses.” pungkasnya.
Pernyataan ini memberi sinyal kuat bahwa begitu masa reses berakhir, DPR siap untuk “tancap gas” menyelesaikan PR besar ini demi penguatan pemberantasan korupsi di Tanah Air.
(*/eki)
