Esoknya (26/05/2023), seluruh delegasi melakukan kunjungan observasi dan sesi tanya jawab ke Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan di Sejong. Di sini, delegasi bertemu dengan Kepala Perlindungan Hak Anak Kim A Reum dan kemudian membahas dan berdiskusi mengenai program-program anak.
“Kami memiliki program fasilitas atau residensial bagi anak-anak, serta foster dan adopsi,” kata Kim. Menurut Kim, seluruh program yang diusung kementerian merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan kemandirian kehidupan anak di masa yang akan datang.
Delegasi melanjutkan kunjungan ke World Vision Korea. Di yayasan kemanusiaan yang bergerak di bidang tanggap darurat, advokasi, dan pengembangan masyarakat itu, delegasi diperkenalkan dengan program dan serta fasilitas yang dimiliki World Vision. Di antaranya, program bagi lansia penyediaan dan antar jemput makanan bagi lansia yang sakit dan hidup sendiri.
Setiap hari, 60 lanjut usia di sekitar memperoleh program ini. Selain itu, World Vision juga memiliki program after school bagi anak-anak dan pendidikan usia dini. Pada Sabtu (27/05) , seluruh delegasi mengikuti seminar dan diskusi dengan Profesor Hong di Universitas Sangmyung. Selain wawasan para delegasi terkait pemenuhan hak pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial, Prof. Hong juga membantu delegasi membuat action paper.
Esoknya Minggu (28/05/2023), para Delegasi diperkenalkan dengan beberapa sejarah dari Korea. Penggunaan baju tradisional Hanbok, sejarah mengenai kerajaan, serta pengenalan lingkungan masyarakat di Korea.
Senin (29/05/2023), seluruh rangkaian pelatihan ini ditutup dengan pembuatan action paper oleh masing-masing Delegasi, serta wrap up session diskusi akhir dengan Prof. Hong dan seluruh penyelenggara kegiatan. Prof. Hong yang sekaligus Program Manager KOICA juga menutup kegiatan bersama dengan CEO Re;bach International, Park Yeong Jun, Manager Tim Domestik World Vision, Kim Kwang Mu, dan Manager Korea Institute for Development Strategy (KDS), Kim Hye Jin.
Kepala Kelompok Sub-Kerja Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta Dahrul Oktavian menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa haru. Menurutnya, selama menjalani pelatihan di Korea, merupakan kesempatan besar yang menginspirasi dan sangat mendukung program kesejahteraan sosial di Indonesia.
(***)
