BeritaJakarta

Wali Kota Arifin Respons Aspirasi Warga Gunung Sahari Selatan

8
Silaturahmi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin bersama masyarakat Kelurahan Gunung Sahari Selatan. (Dok. Istimewa)

MJNEWS.ID – Silaturahmi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin bersama masyarakat Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Selasa (8/9/2026) malam, berlangsung hangat.

Forum tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkenalkan potensi generasi muda yang berkembang di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang dilaksanakan usai ibadah Isya itu bertempat di SMK Taman Siswa 1, Jalan Garuda Nomor 25, RT 007/RW 04, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kecamatan Kemayoran, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, para ketua RT dan RW, LMK, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam suasana dialog yang terbuka, warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kondisi lingkungan maupun potensi masyarakat. Salah satu yang mendapat perhatian adalah keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia yang aktif membina anak-anak melalui seni tradisi pencak silat.

Aspirasi tersebut disampaikan Ketua RW 05 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Drs. H. Eman Roheman, SE.

Dalam pemaparannya, H. Eman menjelaskan bahwa Sanggar Sinlamba Batavia selama ini menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan pencak silat seni tradisi. Kegiatan latihan dilaksanakan secara rutin setiap malam Sabtu di lingkungan masyarakat.

Menurut H. Eman, proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten mulai menunjukkan hasil. Para peserta didik sanggar telah mengikuti berbagai festival dan kejuaraan serta berhasil menorehkan prestasi dari tingkat daerah hingga tingkat nasional.

“Alhamdulillah, anak-anak didik kami selama ini sudah banyak membuahkan hasil dan prestasi. Latihan pencak silat seni tradisi dilakukan rutin setiap malam Sabtu, baik untuk festival maupun kejuaraan, bahkan sudah sampai tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu capaian yang pernah diraih peserta didik Sanggar Sinlamba Batavia adalah juara II dalam ajang berskala nasional.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa potensi anak-anak di lingkungan masyarakat sangat besar apabila mendapatkan ruang pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan.

Karena itu, H. Eman berharap keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, khususnya melalui Suku Dinas Olahraga dan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat.

Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya berupa perhatian terhadap prestasi olahraga, tetapi juga terhadap aspek pelestarian seni tradisi pencak silat yang menjadi bagian dari budaya masyarakat.

“Harapan kami ada support dan dukungan dari Sudin terkait, baik Sudin Olahraga maupun Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat, sehingga potensi anak-anak ini bisa terus dibina dan dikembangkan,” kata H. Eman.

Wali Kota Respons Aspirasi Warga

Aspirasi yang disampaikan H. Eman tersebut mendapat respons dari Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengarahkan jajaran terkait untuk memperhatikan potensi anak-anak yang selama ini aktif berlatih pencak silat. Potensi tersebut dinilai perlu mendapat ruang pembinaan agar dapat berkembang menjadi bibit atlet sekaligus generasi muda yang mampu menjaga seni tradisi.

Arahan tersebut kemudian diarahkan kepada unsur terkait untuk ditindaklanjuti dengan melihat secara langsung aktivitas dan keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam forum, Kamis, 10 September 2026, direncanakan akan dilakukan kunjungan atau survei dari unsur Sudin terkait ke Sanggar Sinlamba Batavia Cabang Gunung Sahari Selatan.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mengetahui secara langsung kegiatan latihan, potensi peserta didik, prestasi yang telah diraih, serta kebutuhan sanggar dalam mengembangkan pembinaan pencak silat seni tradisi.

Lurah Sampaikan Keterangan Usai Acara

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Lurah Gunung Sahari Selatan M. Irfan Yusuf menyempatkan diri memberikan keterangan kepada awak media.

Irfan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut memberikan ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk membangun komunikasi secara langsung sekaligus mengetahui kebutuhan warga di lapangan.

“Pertama, kita menjalin komunikasi dan silaturahmi antara Pak Wali beserta seluruh jajarannya di tingkat kota, Pak Camat, RT, RW, LMK dan seluruh stakeholder yang ada,” ujar Irfan.

Ia mengatakan, berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan infrastruktur dan kebutuhan lainnya, dapat disampaikan secara langsung sehingga pemerintah dapat mengetahui persoalan tersebut dan menindaklanjutinya.

“Kita ingin mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu mungkin infrastruktur dan lain-lain, sehingga bisa dilaksanakan dan ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya.

Terkait pencak silat, Irfan menilai potensi anak-anak di wilayah Gunung Sahari Selatan layak mendapat perhatian dan pembinaan yang lebih terarah.

“Intinya bagaimana anak-anak kita yang terlibat di dalam pencak silat bisa mendapatkan pembinaan dari Sudin Olahraga Jakarta Pusat. Kenapa tidak ini menjadi bibit-bibit potensi yang baru dan menjadi potensi masyarakat dari wilayah Jakarta Pusat itu sendiri,” ungkapnya.

Menurut Irfan, keberadaan sanggar juga memiliki nilai penting dalam membangun aktivitas positif bagi anak-anak sekaligus menjaga keberlangsungan seni tradisi di tengah masyarakat.

Imbauan Penggunaan Masker

Selain membahas aspirasi masyarakat, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan perhatian terhadap kondisi lingkungan menyusul informasi mengenai abu vulkanik.

Irfan mengatakan, Wali Kota mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi.

“Memang satu-dua hari ini karena adanya abu vulkanik, Pak Wali meminta kepada seluruh masyarakat untuk kembali menggunakan masker, seperti dulu pada zaman pandemi,” jelasnya.

Masyarakat juga diharapkan tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah.

Jaga Kekompakan Masyarakat

Irfan berharap komunikasi yang telah terbangun antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat. Menurutnya, kekompakan seluruh unsur warga merupakan bagian penting dalam menjaga sekaligus membangun wilayah.

“Yang mudah-mudahan ke depan kita semua, seluruh unsur masyarakat, RT, RW, PKK maupun semuanya bisa kembali guyub bersama, kembali membangun dan menata lingkungan dengan jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.

Silaturahmi malam tersebut menjadi momentum yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat secara langsung. Selain menyerap aspirasi mengenai kebutuhan lingkungan, pertemuan itu juga membuka ruang bagi potensi generasi muda Gunung Sahari Selatan untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut.

Dengan adanya respons Wali Kota serta rencana kunjungan Sudin Olahraga dan Sudin Kebudayaan, masyarakat berharap keberadaan Sanggar Sinlamba Batavia dapat semakin berkembang, sekaligus menjadi wadah pembinaan prestasi dan pelestarian seni tradisi pencak silat di Jakarta Pusat.

Exit mobile version