Jawa Tengah

Asyik! 233 Warga Pemilik Lahan di Wadas Terima Ganti Untung, Totalnya Rp 335 Miliar

284

Purworejo, Mjnews.id – Pemerintah menggelontorkan Rp 335 miliar untuk warga terdampak tambang batuan andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Pembayaran uang ganti untung ini diberikan kepada 233 warga pada Rabu (27/4/2022) dan Kamis (28/4/2022).

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu-Opak, Dwi Purwantoro, mengatakan, pembayaran yang dilakukan dua hari itu totalnya untuk 296 bidang tanah.

ADVERTISEMENT

“Totalnya kurang lebih Rp 335 miliar. dan total luasan tanah yang hari ini kita bayarkan di Desa Wadas seluas 46,6 hektar,” kata Dwi Purwantoro dalam sambutannya pada kegiatan ‘Pembayaran uang Ganti Kerugian dan Pelepasan Hak Atas Tanah guna Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Pembangunan Bendungan Bener di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo yang di lakukan di Balai Desa Cacaban Kidul, Rabu (27/4/2022).

Pihaknya berterima kasih kepada warga yang merelakan tanahnya untuk bahan pembangunan kuari guna pendukung PSN Bendungan Bener.

Menurutnya, nilai uang ganti untung itu berdasarkan kesepakatan dengan warga setelah dilakukan proses musyawarah. Dengan demikian, warga terdampak telah mengetahui nilai yang akan mereka terima.

“Jadi enggak ada yang istilahnya tanahnya diambil, terus tidak dibayar, itu tidak ada,” tegas dia.

Pemerintah selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat.

“Dengan demikian, apabila ada isu warga diminta datang tapi tidak dibayar, itu tidak benar,” katanya.

Dia menambahkan, penerima ganti untung akan menerima sesuai nilai yang tertulis di daftar nominatif. Dengan begitu, tidak ada kekurangan satu rupiah pun saat warga menerima uang ganti untung.

“Dari kami, pemerintah tidak melakukan pemotongan atau pengurangan satu rupiah pun,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPN Purworejo, Andri Kristanto, menambahkan, pembayaran 296 bidang itu diperuntukkan bagi 233 orang. Pihaknya pun membagi uang ganti untung menjadi dua hari.

“Hari ini untuk dibagikan ke 162 bidang tanah. Dengan jumlah orang 129 orang,” jelasnya.

“Keesokan harinya akan dilakukan hal serupa untuk 134 bidang, dengan jumlah orang 104 warga,” tambah dia.

Pihaknya berharap, dengan adanya bukti pemberian uang ganti hari ini menunjukkan pemerintah serius melakukan pembebasan dan membayar uang ganti untung, mengingat nilainya lebih besar dibandingkan harga di pasaran.

“Untuk warga yang belum menerima, bisa tergerak untuk membebaskan lahannya seperti warga lain yang pada saat ini menerima uang ganti untung,” ucapnya.

(Fix)

Exit mobile version