Mjnews.id – Bupati Blitar, Rini Syarifah, membuka acara Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kebakaran di Desa Resapombo, Kecamatan Doko, pada Kamis (13/06/2024) di Balai Desa Resapombo.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kantor Koordinator Pos SAR Trenggalek, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, serta Camat dan anggota Forkopimcam Doko, Kepala Desa, perangkat desa, dan peserta sosialisasi lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berkumpul dalam keadaan sehat guna mengikuti kegiatan yang sangat penting ini. “Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, serta Basarnas dari Koordinator Pos SAR Trenggalek yang telah menginisiasi kegiatan ini. Mengingat pentingnya pencegahan kebakaran, kegiatan ini sangat perlu diketahui oleh masyarakat luas. Saya menyambut baik adanya sosialisasi ini agar masyarakat memahami pencegahan kebakaran dan berperan aktif dalam membantu pemerintah,” kata Rini Syarifah.
Rini Syarifah menambahkan bahwa saat ini jumlah personel Damkar adalah 31 orang dengan dua unit kendaraan, dan akan ada penambahan satu unit lagi tahun ini. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat peran pemadam kebakaran dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat serta meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Resapombo dalam pencegahan kebakaran.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh peserta sosialisasi dapat memahami secara teknis dan praktis cara mengatasi dan mencegah kebakaran di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Bupati Blitar juga mengucapkan selamat kepada anggota Damkar yang baru saja menerima SK PPPK, dan berpesan agar mereka bekerja dengan semangat, tulus, dan ikhlas untuk masyarakat.
“Saya harap semua peserta serius mengikuti materi sosialisasi sehingga membawa manfaat. Semoga Allah SWT senantiasa menjauhkan Kabupaten Blitar dari musibah dan bencana,” pungkas Rini Syarifah.
Sementara itu, Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Tunggul, menjelaskan bahwa sosialisasi ini diadakan agar masyarakat dapat segera mengatasi kebakaran jika terjadi di wilayah mereka. “Kabupaten Blitar memiliki wilayah yang sangat luas, sehingga harapan kami dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat mengambil langkah cepat dalam penanganan kebakaran,” ucap Tunggul. (*)
