Blitar

Varietas TKS 234, Jagung Unggul Berpotensi Tinggi untuk Petani Blitar

659
Uji coba varietas jagung unggul TKS 234 di lahan demplot di Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar
Uji coba varietas jagung unggul TKS 234 di lahan demplot di Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. (f/ist)

Mjnews.id – Sebuah inovasi dalam bidang pertanian kini hadir untuk mendukung para petani jagung di Blitar. Tim peneliti telah berhasil menciptakan varietas jagung unggul bernama TKS 234, yang menjanjikan produktivitas tinggi dan keuntungan lebih bagi petani.

Varietas ini diuji coba di lahan demplot di Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dan hasilnya disaksikan oleh perwakilan kelompok tani se-Kabupaten Blitar. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar, CV Lang Buana sebagai penyedia bibit unggul, dan PT. Corresco Seeds Indonesia sebagai peneliti benih jagung.

ADVERTISEMENT

Direktur PT. Corresco, Febri Hendrayana, menjelaskan bahwa perusahaan ini memiliki spesialisasi dalam produksi varietas jagung hibrida untuk pasar lokal Indonesia. Melalui kemitraan dengan Lang Buana, varietas TKS 234 telah dilisensikan untuk diproduksi dan dipasarkan di seluruh Indonesia.

Febri menyatakan, “Lang Buana sangat antusias dalam meraih pasar jagung di Indonesia. Kami berharap varietas TKS 234 ini dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan nasional.”

Anang Susilo dari tim riset PT. Corresco menambahkan bahwa benih jagung TKS 234 mampu beradaptasi dengan berbagai jenis tanah dan iklim di Indonesia, khususnya di Jawa. Varietas ini tahan terhadap berbagai penyakit dan hama, serta memiliki produktivitas tinggi dengan banyak tongkol ganda.

Bambang Setiawan, pemilik CV Lang Buana, menyatakan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk menghasilkan benih jagung berkualitas tinggi untuk pasar lokal dan internasional. Jagung TKS 234 dapat ditanam di berbagai wilayah dan harganya lebih terjangkau, memberikan nilai tambah bagi petani.

Dari pantauan di lapangan, varietas TKS 234 menunjukkan hasil yang memuaskan dengan banyaknya tanaman yang memiliki dua tongkol. Ini membuktikan bahwa jagung ini benar-benar varietas unggul yang cocok untuk dikembangkan di Blitar.

Hari Mularsono, pengawas benih dari Dispertan Kabupaten Blitar, mengonfirmasi bahwa varietas ini tahan terhadap penyakit gulae dan memiliki potensi produksi yang lebih tinggi, mencapai 10 hingga 12 ton per hektar, dibandingkan dengan varietas lain.

Dengan potensi tinggi dan adaptabilitas yang baik, varietas jagung TKS 234 diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani Blitar dan mendukung ketahanan pangan nasional. (*)

Exit mobile version