![]() |
| Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun. (f/berkam sitopu) |
JAKARTA, Mjnews.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta mengikuti kegiatan Evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Tim Penilai Internal Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkumham, Selasa (7/6/2022), di Aula Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.
Tim dari Itjen Kemenkumham ini berjumlah 6 orang. Dimana tim ini dipimpin oleh Siti Sofiatun sebagai Pengendali Teknis dan Bambang Purwantho sebagai Ketua Tim beserta 4 orang anggota lainnya.
Kemudian, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun, memimpin Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas yang dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, beserta Ketua Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.
Dalam giat ini, tim Kanwil DKI memaparkan yel-yel WBK/WBBM, dan dilanjutkan dengan penayangan video-video terkait Pembangunan Zona Integritas di antaranya jingle, maskot dan video profil Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.
Kakanwil Ibnu Chuldun menyampaikan, paparan itu termasuk Program Unggulan dan Inovasi serta 6 area perubahan. Adapun program unggulan yang diusung Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta terdiri dari Si Ki-Be Live Talks, Si Ki-Be Kupat Tahu, Si Ki-Be Hai Penyuluh, Si Ki-Be E-MPDN, Si Ki-Be Yanduseri dan Si Ki-Be Harmoni.
Lebih lanjut, pada sesi tanya jawab, Tim Penilai Internal Itjen Kemenkumham mengapresiasi komitmen seluruh Tim Kerja Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, mulai dari saat menyerukan yel-yel dimana dalam hal ini seluruhnya yang hadir bersemangat berkontribusi.
Dalam hal ini, Tim Penilai Internal juga memberikan saran, masukan, dan kesimpulan yang dapat menunjang pembangunan Zona Integritas pada Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta agar semakin lebih baik lagi.
Ibnu Chuldun pun menyampaikan terima kasih atas saran dan perbaikan yang diberikan oleh Tim Penilai Internal mulai dari pemanfaatan website sebagai media informasi dan area perubahan lainnya.
“Kami Tim Kerja akan segera menindaklanjuti perbaikan tersebut sebagai bahan penilaian Tim Penilai Nasional mendatang,” tutupnya.
(bs)
