![]() |
| Lapas Cipinang Selenggarakan Public Campaign ke Masyarakat. (f/kemenkumham) |
JAKARTA, Mjnews.id – Sukseskan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Lapas Kelas I Cipinang mengadakan kegiatan public campaign kepada masyarakat, di area Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, Senin (6/6/2022).
Tim kerja Zona Integritas Lapas Kelas I Cipinang, yang dipandu oleh Kepala Sub Bagian Kepegawaian sekaligus Ketua Pokja 3, Ahmad Jazuli beserta duta layanan dan agen perubahan turut mensosialisasikan pembangunan zona integritas yang tengah dilakukan oleh pihak Lapas Kelas I Cipinang.
“Pembenahan hingga perbaikan sarana prasarana maupun pelayanan di Lapas Kelas I Cipinang terus ditingkatkan. Dalam menunjang efektivitas dan efisiensi pelayanan, Lapas Kelas I Cipinang kini hadir dengan wajah baru dengan beragam inovasi unggulan,” ujar Waris, salah satun Agen Perubahan Lapas Kelas I Cipinang.
Dalam kegiatan tersebut, Duta Layanan dan Agen Perubahan turut menjelaskan 4 inovasi unggulan Lapas Kelas I Cipinang kepada masyarakat dalam kontestasi pembangunan Zona Integritas menuju WBK Diantaranya:
1. FR-Digipay Latucip (Digital Payment Face Recognition), merupakan sistem transaksi pembayaran secara cashless menggunakan pemindai wajah. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Lapas Kelas I Cipinang Bebas Peredaran Uang.
2. Latucip Smartd Service, yaitu Sinergi Melayani dengan Akselerasi Teknologi Digital. Inovasi yang ditujukan untuk memberikan pelayanan prima kepada pihak internal yang dapat dimanfaatkan oleh petugas/pegawai Lapas Cipinang. Dimana dengan Latucip Smartd Service diharapkan dapat menunjang tusi dari seluruh pegawai Lapas Cipinang dengan memangkas birokrasi, mempercepat proses, dan menciptakan efisiensi waktu dan biaya, dan budaya pungli sesama pegawai.
3. Sobat Ulung Berani, merupakan Whatsaspp Group yang berisi pengguna layanan Lapas Kelas I Cipinang, bertujuan untuk memangkas birokrasi dalam mempermudah pengguna layanan mendapatkan informasi secara online, cepat dan tepat sasaran. Selain itu, dapat menciptakan suasana kehadiran negara ditengah masyarakat sehingga muncul kedekatan pengguna layanan dengan institusi dalam menunjang pelayanan prima.
4. Batang Krisan (Sahabat Datang Mendengar Kritik dan Saran), merupakan Inovasi yang ditujukan kepada Warga Binaan Lapas Kelas I Cipinang, dimana Warga Binaan Lapas Kelas I Cipinang dapat menyampaikan keluhan dan segala macam persoalan kepada Tim Batang Krisan secara langsung sehingga tepat sasaran dan dapat diberikan solusinya dengan suasana penuh kekeluargaan.
Sebagai apresiasi atas antusiasme masyarakat, dalam kesempatan ini Lapas Kelas I Cipinang turut membagikan cinderamata kepada masyarakat berupa hasil karya warga binaan diantaranya hasil olahan tempe mentah, keripik tempe dan bros WBK Lapasa Cipinang.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Cipinang, Tonny Nainggolan selaku penanggung jawab pembangunan Zona Integritas menuju WBK pada Lapas Kelas I Cipinang berharap, melalui kegiatan public campaign ini bisa mengubah stigma negatif Lapas, khususnya pada Lapas Kelas I Cipinang. Dimana Lapas Kelas I Cipinang kini hadir ditengah masyarakat dengan memberikan pelayanan Prima secara nyata dan berkeadilan.
“Masyarakat merupakan salah satu komponen pendukung yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pelayanan. Tanpa masyarakat, kami bukanlah apa-apa. Untuk itu, kami mengharapkan dukungan dari masyarakat agar Lapas Kelas I Cipinang bisa memberikan layanan yang lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya.
(bs)
