![]() |
| Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun. |
JAKARTA, Mjnews.id – Petugas Imigrasi Soekarno Hatta telah berhasil mengurai antrean panjang yang mengular di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Minggu (15/5/2022).
Dimana, antrean yang panjang di Terminal Kedatangan Bandara Soetta ini mulai sejak pukul 17.30 WIB sampai dengan 20.30 WIB, disebabkan karena Pesawat mendarat secara berurutan berjumlah 12 maskapai dalam waktu yang hampir bersamaan.
Lalu disebabkan komputer pada 14 konter TPI masing-masing dengan 2 orang Petugas Imigrasi berperan aktif tidak support terhadap proses pemeriksaan dokumen keimigrasian atau prosesnya lambat. Kemudian sempat terjadi offline pada Aplikasi Perlintasan Keimigrasian, dan tidak berfungsinya 17 unit konter autogate.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham DKI Jakarta Ibnu Chuldun mengatakan, kondisi antrian panjang di Terminal Kedatangan Bandara Soetta sudah dapat diatasi oleh Petugas Imigrasi, atas kerjasama yang dilakukan dengan Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno-Hatta Kapten Yufridon Gandoz untuk solusi penanganan kendala itu dengan mengaktifkan kembali Terminal 2 agar antrian terurai.
“Antrian panjang ini telah dapat segera dikurangi. Saya dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta, bapak Muhammad Tito Andrianto, telah berkoordinasi langsung dengan Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno-Hatta Kapten Yufridon Gandoz, untuk melakukan solusi penanganannya,” ungkap Ibnu setelah meninjau secara langsung kondisi di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soetta, Minggu malam pukul 22.40 WIB.
Dia menuturkan, langkah dalam pengurangan antrian itu juga telah melakukan koordinasi kepada Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian Ditjen Imigrasi Agato Simamora, untuk mengaktifkan kembali 17 konter autogate yang terpasang pada Terminal 3 yang sudah tidak berfungsi sejak bulan Maret 2020, agar menjadi prioritas dikomunikasikan kepada pihak Angkasa Pura.
Kemudian, pada pukul 21.30 Kakanim Soekarno Hatta Muhammad Tito Andrianto, memberikan arahan kepada jajarannya untuk penumpang Indonesia di kedatangan diberikan diskresi tidak dilakukan pemeriksaan di aplikasi perlintasan dan diterapkan tanda “SKIP APK” di paspor.
Lebih lanjut, pada pukul 21.45 WIB antrian telah terurai, dan sekitar pukul 22.45 WIB, Direktur Sistik Keimigrasian Agato Simamora meninjau langsung antrean panjang yang terjadi pada Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta sekaligus melakukan evaluasi dan melakukan pengaturan ulang flow penumpang.
(bs)
