Kemensos

Hadiri Kopdar Nasional Terong Gosong, Mensos Catat dan Segera Tangani Keluhan Para Santri

818
Menteri Sosial Tri Rismaharini menjadi tamu istimewa dalam Kopdar Nasional Terong Gosong yang merayakan ulang tahun ke-14 di Ponpes Salafiyah Al-Misbar Mojokerto
Menteri Sosial Tri Rismaharini menjadi tamu istimewa dalam Kopdar Nasional Terong Gosong yang merayakan ulang tahun ke-14 di Ponpes Salafiyah Al-Misbar Mojokerto. (f/ist)

Mjnews.id – Menteri Sosial Tri Rismaharini menjadi tamu istimewa dalam Kopdar Nasional Terong Gosong yang merayakan ulang tahun ke-14 di Ponpes Salafiyah Al-Misbar Mojokerto.

Terong Gosong merupakan sebuah komunitas yang terdiri dari para santri yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Indonesia. Ketua Umum PB NU KH Yahya C Staquf menjabat sebagai Presiden Terong Gosong.

ADVERTISEMENT

Dalam acara pertemuan yang berlangsung santai tersebut, Menteri Sosial Risma banyak menerima keluhan dari para santri, seperti lonjakan harga sembako, kebutuhan pelatihan dan pemberdayaan ekonomi di pesantren, optimalisasi pelatihan media sosial di pesantren, dan penyediaan air bersih.

Menteri Sosial Risma dengan saksama mencatat semua keluhan tersebut dan berjanji akan mencari solusi untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

“Saya melihat bahwa masih banyak keluarga di NU yang perlu mendapatkan bantuan. Oleh karena itu, saya datang ke sini untuk mendengar langsung apa yang mereka butuhkan,” ujar Risma dalam sebuah siaran pers pada Sabtu, 20 Mei 2023.

Menteri Sosial Risma merasa senang karena dapat mengetahui aspirasi para santri yang tinggal di pesantren. Menurut Risma, banyak hal yang perlu dijalankan dengan koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. Namun, Risma berjanji akan berusaha agar persoalan-persoalan di pesantren dapat teratasi dengan baik.

“Saya telah mendengar aspirasi dari para santri, serta masalah-masalah yang mereka hadapi. Tentu saja, saya akan membantu sesuai dengan tugas dan tanggung jawab saya sebagai Menteri Sosial,” tambah Risma.

Mantan Walikota Surabaya ini terdiam sejenak ketika mendengar keluhan salah seorang santri yang mengatakan bahwa mereka hanya membutuhkan air bersih agar dapat merasa kenyang saat lapar. Air saja sudah cukup bagi mereka.

Menteri Sosial Risma merasa sangat sedih dan berjanji akan mencari solusi. Risma tidak hanya akan menyediakan air bersih, tetapi juga akan berupaya memenuhi kebutuhan pangan di ponpes tersebut.

“Saya sangat sedih mendengar hal itu. Mereka merasa lapar, tetapi hanya bisa minum air. Itu sangat menyedihkan dan mengejutkan. Karena seharusnya saat lapar, mereka bisa makan. Saya akan membahas masalah ini dengan pihak lain, termasuk Menteri Agama, dan mencari solusinya agar kebutuhan pangan di ponpes ini terpenuhi,” lanjut Menteri Sosial Risma.

Exit mobile version