Expo Pengawasan Intern ini pertama kalinya digelar kembali seusai pandemi. Gelaran expo kali ini ramai diikuti berbagai instansi baik dari pusat, daerah maupun BUMN. Sebanyak 27 Ispektorat dari instansi pusat, 18 Inspektorat Daerah dan 11 instansi BUMN turut menyemarakkan kegiatan ini. Pada kegiatan ini, diharapkan untuk menampilkan hasil kerja, karya, kontribusi dan inovasi pengawasan, sarana belajar dan berbagi pengetahuan di bidang pengawasan intern, serta membangun kolaborasi dan kerja sama antara APIP/ SPI.
Ini adalah kali pertama Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial mengikuti gelaran Expo Pengawasan Internal. Plt. Inspektur Jenderal mengatakan bahwa kesempatan ini adalah sarana untuk membangun jejaring dan membangun kepercayaan diri.
“Bagi kami, expo ini adalah hal yang baru. Event ini merupakan sarana untuk membangun jejaring dengan kawan-kawan yang lain di Inspektorat lain juga. Yang kedua, kita juga harus percaya diri. Kementerian Sosial juga bisa tampil. Atas kepercayaan dan dukungan Ibu Menteri, itu memberikan kepercayaan diri untuk tampil karena kita punya program yang luar biasa,” kata Dody.
Menurut dia, Itjen Kemensos harus tampil karena tugas pokok dan fungsi Kemensos sangat erat kaitannya dengan program prioritas nasional. “Program prioritas nasional sangat kental kaitannya dengan tusi Kemensos. Karena itulah kita bisa menyuguhkan pengawasan Itjen Kemensos tak lepas dari program-program tersebut. Karena itulah kita harus tampil. Agar hal-hal tersebut diketahui publik,” katanya.
(***)
