Di tengah tantangan tersebut, insan Adhyaksa harus mampu menunjukkan jati diri sebagai abdi negara yang tangguh dan berintegritas. Generasi muda Adhyaksa harus berani menjadi pelopor perubahan penegakan hukum dengan nurani, menolak penyimpangan, dan berpegang teguh pada nilai kejujuran serta keadilan.
“Ingat! Kalian harus berani berkata benar di tengah tekanan, harus tetap jujur meski dihadapkan dengan godaan jabatan dan materi, serta harus bijak dalam setiap tindakan. Sebab kehormatan seorang jaksa bukan diukur dari pangkatnya, tetapi dari keteguhannya memegang prinsip,” tegas Jaksa Agung.
Momentum ini merupakan kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada agenda-agenda pengembangan kepemudaan sebagai bagian penting dalam Pembangunan Indonesia, baik dalam posisi pemuda sebagai subjek Pembangunan maupun sebagai objek Pembangunan.
“Marilah kita tingkatkan kepedulian kepada pemuda Indonesia melalui perbaikan pelayanan kepemudaan, perbaikan tata-kelola pelayanan kepemudaan, dan dukungan sumber daya hingga kondisi kepemudaan Indonesia menjadi lebih baik yang tercermin dengan kenaikan Indeks Pembangunan Pemuda. Jadikan peringatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan, meneguhkan semangat gotong royong, dan memperkuat integritas di setiap lini pengabdian,” pesan Jaksa Agung.
Kepada seluruh generasi muda Kejaksaan, saya berpesan :
- Teguhkan semangat belajar dan berinovasi. Dunia hukum menuntut kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman.
- Pegang teguh integritas. Sekali kepercayaan hilang, sulit untuk dikembalikan.
- Jadilah pemimpin perubahan. Jangan hanya mengikuti, tetapi berani membawa ide dan gagasan baru yang membangun.
- Bekerjalah dengan hati. Karena keadilan yang sejati lahir dari keikhlasan dalam pengabdian.
Jaksa Agung menaruh harapan besar kepada generasi muda Adhyaksa. Sejarah telah membuktikan, pemuda selalu menjadi penggerak perubahan. Saatnya pemuda Indonesia, termasuk para insan Adhyaksa, menunjukkan kiprah nyata dalam mengisi kemerdekaan melalui karya, prestasi, dan integritas.
“Mari kita jadikan Peringatan Sumpah Pemuda ke-97 ini sebagai sarana refleksi dan motivasi untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa. Satukan langkah, kuatkan tekad, dan wujudkan Kejaksaan yang modern, berintegritas, dan dipercaya publik. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita semua untuk terus mengabdi kepada nusa dan bangsa,” pungkas Jaksa Agung.
Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu! Bersatu, Berintegritas, dan Berkeadilan untuk Indonesia Maju!”
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-97 Tahun 2025 ini diikuti oleh Wakajati Kepri, para Asisten, Kabag TU, Kajari Tanjung Pinang, Kajari Bintan, para Koordinator, Kasi, Kasubbag, Kasubsi, Kaur dan seluruh pegawai Kejati Kepri, Kejari Tanjungpinang dan Kejari Bintan.
(*/isb)












