BeritaKabupaten DharmasrayaKesehatan

Antisipasi Dampak Kabut Asap Kiriman, Pemkab Dharmasraya Terima 50 Ribu Masker dari Wagub Sumbar

21
Pemkab Dharmasraya Terima 50 Ribu Masker dari Wagub Sumbar
Pemkab Dharmasraya Terima 50 Ribu Masker dari Wagub Sumbar, Vasko Ruseymi. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menerima bantuan 50.000 masker dari Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy di Pulau Punjung, Rabu malam (7/10/2026), untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang semakin pekat.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari gerak cepat Wagub dalam merespons kondisi kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara di Kabupaten Dharmasraya, yang diduga merupakan kiriman dari wilayah tetangga.

ADVERTISEMENT

Bantuan diterima Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Catur Eby, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Yefrinaldi serta didampingi Kepala Dinas Kesehatan Hj. Yosta Defina.

Melalui Catur, Bupati Annisa menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur Vasko Ruseimy atas perhatian dan bantuan yang diberikan untuk masyarakat Dharmasraya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Dharmasraya, terutama dalam kondisi kualitas udara yang saat ini semakin memburuk akibat kabut asap,” kata Catur.

Ia mengatakan, 50.000 masker tersebut direncanakan langsung disalurkan pada Kamis (8/10/2026) ke seluruh kecamatan di Kabupaten Dharmasraya agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Pembagian masker ini kami upayakan terutama kepada masyarakat yang rentan terhadap dampak kabut asap, mulai dari ibu hamil, balita, anak-anak, lansia, serta masyarakat yang bekerja dan beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya.

Menurut Catur, penyebaran masker akan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, di antaranya Dinas Kesehatan, BPBD dan Satpol PP, yang akan dibantu jajaran puskesmas serta kader Posyandu dan Dasawisma.

Ia menegaskan percepatan distribusi menjadi penting agar masker segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga upaya perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan warga dapat dilakukan secara lebih efektif.

“Kita upayakan semakin cepat disalurkan dan semakin luas penyebarannya, pembagian masker ini akan semakin efektif untuk menjaga dan melindungi kesehatan serta keselamatan masyarakat,” katanya.

Kabut asap yang menyelimuti Dharmasraya dalam beberapa waktu terakhir diduga merupakan kiriman dari wilayah tetangga. Pasalnya, sejak 23 September 2026 sudah tidak terpantau lagi hotspot di wilayah itu. (*)

Exit mobile version