Mjnews.id – Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62. Kegiatan peringatan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di halaman kantor Dinas Kesehatan Bukittinggi, Kamis 29 Oktober 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Muhammad Ramli, menyampaikan peringatan ini berakar dari perjuangan melawan wabah penyakit seperti malaria, kolera, dan pest pascakemerdekaan Indonesia, di mana Menteri Kesehatan pertama, Dr. Johanis Leimena, memperkenalkan konsep social medicine. Puncak gerakan pemberantasan malaria ditandai dengan penyemprotan insektisida DDT oleh Presiden Soekarno di Kalasan pada 12 November 1959.
”Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang bermutu dan berorientasi pada keselamatan masyarakat, serta mendorong Nakes yang lebih profesional dan masyarakat yang mandiri dalam menjaga kesehatan,” jelasnya.
Peringatan HKN ke-62 Dinas Kesehatan Bukittinggi mengadakan berbagai rangkaian kegiatan, senam bersama, donor darah, lomba solo song, edukasi obat dan kesehatan kepada masyarakat yang dilaksanakan hingga tanggal 12 November 2026.
Wakil Walikota Ibnu Asis menyampaikan, Peringatan HKN tahun 2026 dijadikan refleksi pembangunan ketahanan kesehatan masyarakat. Pemerintah Kota Bukittinggi terus memprioritaskan sektor kesehatan, yang dibuktikan dengan meningkatnya anggaran kesehatan Kota Bukittinggi tahun 2026.
”Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, tenaga medis, paramedis, dan masyarakat yang berjuang di garis depan demi mewujudkan masyarakat yang sehat. Kami juga mengajak untuk bersama-sama meningkatkan kolaborasi lintas sektor, mengutamakan preventif dan promotif serta optimalisasi teknologi digital,” jelas Wawako Ibnu Asis.
(Aii)
