![]() |
| Ketua PMI Bukittinggi, Chairunas. |
Bukittinggi, MJNews.id – Kebutuhan darah di PMI Kota Bukittinggi cukup tinggi berkisar 1.200 – 1.500 kantong/bulan tidak sebanding dengan jumlah pendonor, yang hanya sekitar 700 – 800, untuk mencukupi kekurangan darah PMImengoperasikan pelayanan mobil donor yang ditempatkan di sejumlah titik dalam Kota Bukittinggi.
Di samping itu, PMI Bukittinggi tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bagi masyarakat membutuhkan bantuan PMI tanpa dipungut bayar sepersen pun.
Demikian dikatakan Ketua PMI Bukittinggi, Chairunas kepada MJNews.id, Senin 23 Mei 2022.
PMI kota membantu program pemerintah kota terhadap kesejahteraan dan kemanusiaan. Ini yang kita aplikasikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan dengan itu terbantu masyarakat, kita juga memiliki banyak program yang sudah kita realisasikan di periode pertama seperti pelayanan prima denga aspek yang berbeda, seperti PMI siap membantu, PMI peduli, dan PMI yang bersama untuk kemanusiaan.
Pelayanan prima kita memberikan kepada masyarakat yaitu pertolongan pertama kepada masyarakat, pelayanan ambulans yang gratis, pelayanan mobil jenazah yang gratis. Semuanya kita buat masyarakat itu tidak berpikir tentang uang. Ini semua karena kami mendapatkan dana hibah dari pemerintah kota. Dana hibah itukan dari dana masyarakat juga maka kita kembalikan kepada masyarakat.
Jadi masyarakat melihat PMI itu seolah-olah apa pun kejadiannya beliau ingat PMI. Baik kebaikan yang terbaru saja pelayanan siaga pelayanan lebaran dari tanggal 24 april sampai 15 mei 2022 kami piket siaga lebaran.
Kami poskonya di pelataran Jam Gadang, karena Jam Gadang merupakan ikon liburan yang sangat banyak dikunjungi. Pengunjungnya banyak dari luar kota serta mungkin di perjalanan ada mereka yang mabuk, kurang sehat, masuk angin dan lain sebagainya sampai di Jam Gadang. Sehingga mereka tidak bisa menikmati kehindahan kota, maka disinilah PMI hadir untuk menanganinya.
Di destinasi wisata kebun binatang PMI juga hadir dari kebun binatang buka sampai tutup PMI berkeliling untuk melihat keadaan pengunjung.
“Jadi tim kami sudah kami latih untuk pertolongan pertama ini dan sudah siap semua. Tim kami semua lebih kurang 30 orang, unuk piket siaga pelayanan lebaran itu kami turunkan timnya 12 orang perhari dan tim yang lain itu siap siaga Ketika ada panggilan dari masyarakat,” katanya.
“Kami juga sudah tetapkan kepada tim relawan bahwasanya setiap ada panggilan tim harus sampai di tempat lokasi paling lambat 10 menit setelah di panggil karena PMI merupakan pertolongan pertama,” ujarnya.
PMI memiliki 2 unit, yaitu unit markas seperti pertolongan pertama, lalu unit donor darah. Untuk donor darah masyarakat bisa mencari atau mendatangi kantor, beralamat di Jalan Ahmad Rifa’i, dekat objek wisata Ngarai Maaram Bukittinggi.
Dalam hal ini kebutuhan darah di kota Bukittinggi ini sangat tinggi karena RS. Ahmad Muchtar ini merupakan rumah sakit rujukan Sumatera Barat dan juga rumah sakit Otak, rumah sakit Yarsi, rumah sakit Madina, rumah sakit Tentara dan yang terbaru RSUD telah bekerja sama semuanya serta kami juga sudah bekerja sama dengan rumah bersalin kami siap donor darah ini.
“Kebutuhan kita sebelum covid-19 masuk tahun 2020 kantong darah kami mencapai lebih kurang 1.200 – 1.500 per bulan. Sedangkan pengadaan yang ada itu atau pendonor sukarela itu ada 700-800 perbulan, maka kami masih mengalami kekurangan pendonor,” kata Chairunas.
Maka dengan itu kami adakan mobil unit donor darah, untuk mobil donor darah beroperasi selain dari undangan itu beroperasi pada hari rabu dan sabtu di tugu pahlawan tak dikenal depan kantor DPRD kota Bukittinggi. Hari minggu di lapangan Wirabraja atau dikenal di lapangan Kantin.
Kalau untuk undangan seperti adanya acara HUT TNI, HUT perusahaan atau acara yang lainnya kami juga hadir. Dengan inilah kecukupan darah terpenuhi.
Saat covid-19 masuk, itu drastis turunnya, kebutuhan rumah sakit 400-500 kantong, karena masayarakat juga tidak ingin berobat ke rumah sakit karena takut dengan covid, serta pendonor pun juga menurun.
“Kami dari pengurus PMI kota Bukittinggi meminta kepada masyarakat kota Bukittinggi marilah kita donorkan darah kita, karena mendonor darah itu ibadah bisa membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan kita,” ujar Ketua PMI Chairunas.
(ril)
