Jawa TengahKesehatan

Warga Keluhkan Buruknya Pelayanan Puskesmas Wirun di Purworejo

980
Puskesmas Wirun, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Puskesmas Wirun, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. (f/ist)

Purworejo, MJNews.id – Pelayanan petugas Puskesmas Wirun, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengecewakan warga. Banyak warga yang mengeluhkan buruknya pelayanan yang dilakukan petugas puskesmas.

Salah satunya penanganan persalinan dan ruang persalinan yang jauh di belakang sehingga sering petugas tidak mendengar ketukan pintu oleh pasien yang hendak melahirkan.

ADVERTISEMENT

Buruknya pelayanan ini dialami ibu ZR, warga Desa Tursino RT 02 RW 01, Kecamatan Kutoarjo yang hendak melahirkan, tetapi karena petugas jaga yang saat itu bertugas tidak mendengar teriakan dan ketukan pintu, akhirnya zahrotul harus mencari tempat persalinan lain.

Tidak hanya ibu ZR saja tetapi ada warga yang mengalami hal yang sama saat hendak melahirkan di Puskesmas Wirun.

“Jika tiba-tiba hendak melahirkan pada malam hari warga tidak bisa mendapatkan pelayanan dikarenakan tidak adanya petugas jaga di Puskesmas, kan ini menjadi bahaya,” ujar AR.

ZR mengatakan, pada Rabu (22/3/2023) sekira pukul 23.00 WIB, merasa perutnya sakit dan hendak melahirkan, Suami ZR saat itu menghubungi bidan desa Tursino, ibu Jati Budi Utami lewat sambungan telepon, tetapi teleponnya tidak diangkat. Kemudian anak sulungnya HA ditemani neneknya mendatangi rumah bidan desa dan mengetuk pintu sampai tiga kali juga tidak ada jawaban, akhirnya mereka kembali ke rumahnya.

Melihat istri yang sudah merasakan kesakitan keluarga memutuskan untuk membawa ke Puskesmas Wirun, namun saat sampai di tempat, pintu Puskesmas dalam keadaan terkunci dan tidak ada satupun petugas yang terlihat bahkan saat pintunya digedor-gedor pun, tidak ada petugas yang datang menghampiri.

“Karena tidak ada petugas dan melihat ZR yang sudah kesakitan hendak melahirkan, akhirnya dibawa ke sebuah klinik di Kemiri,” ujar AR kepada MJNews.id, Kamis (23/3/2023).

Karena klinik swasta tersebut tidak bisa melayani dengan kartu BPJS sehingga istrinya dirujuk ke sebuah Puskesmas Kutoarjo dan alhamdulillah semuanya bisa tertolong dalam keadaan sehat semua.

AR Sangat menyayangkan pelayanan persalinan di Puskesmas Wirun yang sesuai dengan Surat Keputusan NOMOR : 440/ /I/2021 tentang Jenis-jenis Pelayanan, mestinya ada petugas jaga di Puskesmas, kasihan warga yang hendak melahirkan harus dibawa kesana ke sini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Sudarmi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon meminta media yang hendak klarifikasi untuk bisa datang ke kantornya, dan mengatakan bahwa secara lisan sudah memberikan teguran kepada kepala Puskesmas Wirun.

Sementara dr Hendi R meminta maaf jika ada kekurangan dan ketidakpuasan dalam pelayanan di Puskesmas Wirun. Pelayanan IGD dan Pelayanan Persalinan selalu ada petugas jaganya.

“Kami akan cek dan klarifikasi tentang kejadian yang dialami ibu zahrotul, apabila ada kesalahan dari petugas jaga tentu akan kami lakukan pembinaan,” ujarnya.

“Untuk Pelayanan kesehatan memang tidak buka 24 jam. Namun pelayanan persalinan dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) harus buka 24 jam,” tambahnya.

Kepala Puskesmas Wirun, mengatakan akan memanggil petugas yang jaga, pasalnya, adanya aduan dari warga terkait pelayanan persalinan.

“Insya Allah kami akan lakukan perbaikan pelayanan ke depannya, sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.

(fix)

Exit mobile version