LampungWay Kanan

Machiavelly Kukuhkan DPCK Granat di STIT Al-Hikmah dan Institue Al-Maarif Baradatu Way Kanan

374
Machiavelly Kukuhkan DPCK Granat di STIT Al-Hikmah dan Institue Al-Maarif Baradatu Way Kanan
Machiavelly Kukuhkan DPCK Granat di STIT Al-Hikmah dan Institue Al-Maarif Baradatu Way Kanan. (f/ist)

Way Kanan, Mjnews.id – Pelantikan Dewan pimpinan Cabang Khusus (DPCK) Granat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hikmah Pisang Baru dan Institue Al-Maarif Baradatu, berlangsung Di masing-masing Kampus berlangsung Kamis (16/03/2023).

Pelantikan dilakukan Ketua DPC Granat Way Kanan, Machiavelly HT, berlangsung dua session, yakni Pukul 10.00 WIB berlangsung di STIT Al-Hikmah Pisang Baru, Kecamatan Bumi Agung dan pukul 14.00 WIB berlangsung di Institut Al-Maarif, Kecamatan Baradatu.

ADVERTISEMENT

Ada hal menarik usai pelantikan Pengurus Granat di dua perguruan tinggi swasta Way Kanan tersebut, yakni ada kegiatan Penyuluhan Narkoba kepada mahasiswa dan Pengurus DPCK Granat kedua Kampus itu dengan menghadirkan narasumber dr Raden Rachmad Aditya dan Kajari Way Kanan, Arillianna Purba.

Raden Rachmad Aditya atau akrab disapa Mang Adit, adalah seorang dokter lulusan Universitas Brawijaya Malang, putra sulung Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya, yang saat ini mengabdikan diri di RSUD ZA Pagar Alam Way Kanan.

Dalam paparannya, Raden Rachmad Aditya mengatakan saat ini pengguna Narkoba tidak hanya terbatas di kota besar saja, tapi sudah masuk sampai tingkat pedesaan.

“Perbandingan pengguna narkoba di kota besar dan desa hanya selisih 4 persen saja,” kata Adit.

Selain itu, kata dia, saat ini amat sangat mudah membeli narkoba dan kebanyakan pencandu narkoba memperoleh barang justru dari teman dan bukan dari bandar narkoba.

“Hasil penelitian, ternyata hampir 80 persen pemakai narkoba memperoleh barang haram itu dari teman, sementara bandar hanya 7 persen,” kata Adit.

Karenanya dia menghimbau generasi muda agar sedapat mungkin menghindari teman yang terindikasi pemakai narkoba.

“Banyak anak muda menjadi pecandu narkoba karena bujukan teman dan tak sanggup menolak ajakan teman,” papar Dokter muda itu.

Dia juga memberi tips kepada generasi muda supaya terhindar dari narkoba diantanya menguatkan iman dan jaga hati, jangan mencoba coba walaupun sedikit. Jangan jadikan narkoba sebagai tempat pelarian masalah. Menghindari narkoba bisa dengan melakukan kegiatan positif seperti olahraga dan seni, serta kreativitas positif lainnya.

“Selain itu para generasi muda mesti pilih teman bergaul, jangan berteman dengan pemakai narkoba, apalagi bandar,” terangnya.

Sementara Kajari Way Kanan dalam acara tersebut memaparkan pasal-pasal dan sanksi kepada pengguna narkoba.

(*/ton)

Exit mobile version