BeritaKemensosNasionalPendidikan

Calon Siswa Sekolah Rakyat Akan Cek Kesehatan Gratis pada 7 Juli 2025

631
Rapat Tingkat Menteri terkait Cek Kesehatan Gratis Sekolah Rakyat
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menghadiri Rapat Tingkat Menteri terkait Cek Kesehatan Gratis bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, dan Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya di kantor Kemenko PMK, Jakarta. (f/biro humas kemensos)

Mjnews.id – Jelang memulai masa orientasi dan pembelajaran, para calon siswa Sekolah Rakyat akan menjalani cek kesehatan gratis pada 7 Juli 2025 mendatang, untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat dan tidak mengidap penyakit menular.

Secara teknis, pengecekan kesehatan akan dilakukan Kemensos selaku penanggungjawab Sekolah Rakyat bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan.

ADVERTISEMENT

“Rencananya nanti tanggal 7 Juli kita akan mulai Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Rakyat,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai Rapat Tingkat Menteri tentang Cek Kesehatan Gratis di kantor Kementerian PMK, Jakarta, Kamis (3/7/2025).

Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat Indonesia tetap sehat. Program ini menargetkan 280 juta orang penerima.

“Tahun ini target kita 50 juta dulu,” kata Budi Gunadi.

Ia menjelaskan, program Cek Kesehatan Gratis sudah berjalan sejak 10 Februari 2025 di berbagai Puskesmas di seluruh Indonesia sebagai kado ulang tahun dari Presiden untuk rakyat.

Dijadwalkan, setelah selesai melakukan Cek Kesehatan Gratis untuk para siswa Sekolah Rakyat pada 7 Juli 2025, selanjutnya giliran para pelajar yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

“Kemudian dilanjutkan tanggal 1 Agustus Cek Kesehatan Gratis di seluruh sekolah di bawah Kemendikdasmen dan Kemenag,” jelasnya.

Budi Gunadi manargetkan total peserta cek kesehatan gratis di sekolah ini ada 52 juta lebih penerima manfaat. Sementara hingga kini, peserta yang sudah cek kesehatan gratis di Puskesmas mencapai 11 juta orang.

“Dengan lajunya 200 ribu per hari atau sekarang bisa sekitar 5 juta per bulan,” katanya.

Exit mobile version