Gus Hilmy juga mengapresiasi kerja cepat tim SAR, relawan, dan masyarakat yang sigap melakukan evakuasi.
“Gotong royong umat terlihat jelas, semua pihak turun tangan. Namun gotong royong ini perlu diperkuat dengan kebijakan negara yang sistematis agar tidak ada lagi korban santri akibat lemahnya infrastruktur,” kata salah satu pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta tersebut.
Gus Hilmy mengajak semua pihak untuk membantu Pondok Pesantren Al-Khoziny sekaligus mendorong penguatan implementasi UU Pesantren.
“Mari kita ulurkan doa, tenaga, dan bantuan material bagi pesantren yang terdampak. Dan mari kita pastikan, UU Pesantren benar-benar menjadi instrumen nyata untuk menjaga keselamatan, martabat, dan masa depan pesantren di seluruh tanah air,” pungkasnya.
(*/dpd)
