Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menjelaskan bahwa perbaikan Stadion Gajayana mencakup lintasan lari, pengecatan tribun, perbaikan lampu, scoring board, hingga renovasi kursi.
“Target kami, awal Mei 2025 seluruh perbaikan sudah rampung,” katanya.
Total anggaran yang digelontorkan untuk renovasi stadion ini mencapai Rp10 miliar. Rinciannya, Rp5,4 miliar untuk lintasan lari, ruang ganti, dan toilet, Rp900 juta untuk papan skor, Rp3,1 miliar untuk fasilitas lainnya, serta Rp350 juta untuk perbaikan lampu.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Malang, Djoni Sudjatmoko, memastikan bahwa proses seleksi dan persiapan atlet sudah dimulai sejak 2024. Sebanyak 750 atlet dari 56 cabang olahraga telah dipersiapkan guna meraih prestasi terbaik.
“Kami terus melakukan pengecekan fisik dan latihan agar atlet siap bertanding,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kota Malang optimis dapat menyelenggarakan Porprov Jatim 2025 dengan sukses dan membawa kejayaan bagi para atletnya.
(Rmn)
