Mjnews.id – Semangat olahraga dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Supayang Legend Cup U-40 yang digelar di Stadion Tuanku Tabiang, GOR Batubatupang, Kotobaru, Kecamatan Kubung, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu.
Kehadiran Bupati didampingi Anggota DPRD Kabupaten Solok, Tasman Putra serta jajaran Askab PSSI Kabupaten Solok. Rombongan disambut Camat Payung Sekaki, unsur Forkopimcam, Wali Nagari Supayang, perangkat nagari, tokoh masyarakat, dan panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan turnamen tersebut.
Bupati Jon Firman Pandu memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat Nagari Supayang yang terus menjaga tradisi olahraga melalui penyelenggaraan turnamen sepak bola.
Menurutnya, ajang seperti Supayang Legend Cup bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat.
“Olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan. Melalui turnamen ini, kita tidak hanya mencari siapa yang terbaik di lapangan, tetapi juga memperkokoh kebersamaan dan semangat sportivitas di tengah masyarakat,” ujarnya.
Turnamen yang diperuntukkan bagi pemain usia 40 tahun ke atas itu, menurut Bupati, menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap sepak bola tidak mengenal batas usia. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan olahraga dan pelestarian budaya hidup sehat di Kabupaten Solok.
Bupati Solok juga menyampaikan perhatian serius pemerintah daerah terhadap pengembangan sepak bola, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.
Ia mengajak para generasi muda pecinta sepak bola untuk memanfaatkan kesempatan mengikuti seleksi atlet yang akan dilaksanakan oleh Askab PSSI Kabupaten Solok. Proses penjaringan akan dibagi ke dalam tiga zona, yakni wilayah utara, tengah, dan selatan Kabupaten Solok, sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pemain berbakat.
“Kami mengajak seluruh anak-anak muda usia 17 hingga 19 tahun yang memiliki kemampuan di bidang sepak bola untuk mengikuti seleksi. Ini adalah peluang emas untuk menunjukkan bakat sekaligus membawa nama baik Kabupaten Solok di ajang Porprov 2026,” katanya.
Bupati juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, Askab PSSI, pemerintah nagari, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.
Sementara itu, penyelenggaraan Supayang Legend Cup U-40 mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain menjadi hiburan olahraga, turnamen ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antarnagari serta menumbuhkan semangat generasi muda untuk aktif berolahraga dan mengembangkan potensi di bidang sepak bola.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pecinta sepak bola. Ajang ini diharapkan tidak hanya melahirkan pertandingan yang kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sepak bola di Kabupaten Solok menuju prestasi yang lebih baik di tingkat daerah maupun provinsi.
(Siska)












