BeritaInternasionalParlemen

DPR Dukung Penuh Penguatan Sinergi Indonesia-Rusia, Nuklir Jadi Bidikan

478
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin. (f/ist)

Mjnews.id – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin antara Indonesia dan Rusia di sektor minyak dan gas (migas).

Tak hanya itu, Anggota DPR Syafruddin juga secara tegas menyatakan dukungannya terhadap rencana penguatan kemitraan di bidang pengembangan energi nuklir untuk tujuan damai.

ADVERTISEMENT

Menurut Anggota DPR ini, kemitraan strategis ini bukan sekadar langkah biasa, melainkan sebuah potensi besar yang mampu memperkuat ketahanan energi nasional.

Lebih jauh lagi, kolaborasi ini diyakini akan membuka peluang investasi dan transfer teknologi yang sangat menguntungkan bagi kedua negara.

“Kerja sama Indonesia-Rusia di sektor migas merupakan langkah positif dalam menjawab tantangan energi global, Kita perlu membuka ruang yang lebih luas untuk investasi dan pertukaran teknologi agar sektor ini dapat tumbuh secara berkelanjutan.” ujar Syafruddin dalam keterangannya, Jumat 20 Juni 2025.

Nuklir untuk asa depan energi bersih, Selain fokus pada migas, politisi asal Daerah Pemilihan Kalimantan Timur ini juga menyoroti potensi energi nuklir.

Ia optimis bahwa pemanfaatan energi nuklir, asalkan dilakukan dengan standar keselamatan yang tinggi dan pengawasan ketat, dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan energi nasional yang bersih dan berkelanjutan.

“Selama energi nuklir dimanfaatkan untuk tujuan damai, terutama dalam rangka diversifikasi sumber energi dan peningkatan kapasitas riset, maka kerja sama ini patut kita dukung,” kata Syafruddin.

Ia juga menekankan bahwa Rusia memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan teknologi nuklir sipil, sehingga Indonesia dapat banyak belajar dari negara tersebut.

Syafruddin berharap pemerintah Indonesia dapat terus memperkuat hubungan bilateral dengan Rusia di sektor energi secara menyeluruh.

Exit mobile version