BeritaPadang PariamanPendidikan

Mantap! 93 Lulusan SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

23
Wakil Kepala SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak Bagian Kurikulum, Ronal Des Putra, S.Pd
Wakil Kepala SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak Bagian Kurikulum, Ronal Des Putra, S.Pd. (f/tuanku amiruddin)

Mjnews.id – Sebanyak 93 siswa SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, diterima di perguruan tinggi negeri melalui undangan.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Bagian Kurikulum, Ronal Des Putra, S.Pd di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dikatakan, siswa kelas 3 yang tamat tahun sekarang berjumlah 199 orang.

“Lebih kurang lima puluh persen sudah diterima pada perguruan tinggi negeri,” ujar putra Mangur Nagari Batu Kalang ini.

Rinciannya, melalui Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 19 orang. Kemudian melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPANPTKIN) Departemen Agama RI berjumlah 60 orang.

Lebih lanjut disampaikan, setelah itu yang diterima pada Poltekkes 1 orang. Terakhir diterima melalui Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) 13 orang.

Kemudian yang masuk perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Nasional Berbasis Tertulis (SNBT) datanya sedang proses.

“Bagi mereka yang tidak SNBT ada lagi melalui mandiri.

“Cuma bedanya yang mandiri dan SNBT dari segi uang kuliah. Kita mengharapkan semua lulusan SMA Negeri 1 VII Koto Sungai Sariak, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri atau swasta, yang pokok mereka kuliah,” tukuk menantu orang Piladangan ini dengan senyum ramah.

Lebih jauh disampaikan Ronal Des Putra, siswa Kelas 2 berjumlah 218 orang. Sedangkan siswa kelas 1 (268) orang.

Ronal sempat bercerita tentang perjalanan hidupnya sebelum diangkat menjadi PNS, dia merantau di Medan, jualan nasi rumah makan Padang. Di samping melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi negeri.

Dia menuturkan baru bertugas di SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak lebih kurang 3 tahun.

“Dari ketek pergi merantau sudah bekerja saja mulai tanggal di kampung,” tukasnya mengakhiri.

(tka)

Exit mobile version