BeritaKabupaten DharmasrayaPendidikan

Kabut Asap Memburuk: Lindungi Anak Sekolah, Bupati Dharmasraya Berlakukan PJJ

21
Pantauan hotspot Karhutla di Pulau Sumatera
Pantauan hotspot Karhutla di Pulau Sumatera per Senin 5 Oktober 2026. (f/pemkab)

Dalam kondisi darurat siaga kabut asap, satuan pendidikan juga diminta melakukan improvisasi dan inovasi pembelajaran agar peserta didik tetap memperoleh materi dan tidak mengalami ketertinggalan secara signifikan.

Sementara itu, Pemkab Dharmasraya terus memantau perkembangan kualitas udara dan hotspot bersama instansi terkait.

ADVERTISEMENT

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Penggunaan masker dianjurkan, terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah. Warga yang mengalami batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, iritasi mata maupun keluhan kesehatan lainnya diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil serta warga yang memiliki gangguan pernapasan, diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak.

Di sisi lain, masyarakat kembali diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Bagi Pemkab Dharmasraya, nihilnya hotspot di wilayah sendiri bukan alasan untuk lengah. Ancaman asap dari wilayah sekitar tetap menjadi perhatian, sementara perlindungan terhadap masyarakat, terutama anak-anak menjadi prioritas di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya aman.

Untuk pelaksanaan pembelajaran pada Rabu (7/10/2026), Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya akan menyampaikan informasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara.

(Sutan)

Exit mobile version