BeritaKabupaten AgamParlemen

Anggota DPR Ade Rezki Pratama Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Nagari Sungai Batang Agam

289
Anggota DPR Ade Rezki Pratama Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Nagari Sungai Batang Agam
Anggota DPR Ade Rezki Pratama Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Nagari Sungai Batang Agam. (f/ist)

Mjnews.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama kembali sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Agam, untuk memperluas penerima manfaat. Kegiatan sosialisasi ini bertempat di Aula Pasar Rakyat Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya pada Jumat (31/10/2025).

Turut hadir Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi, Badan Gizi Nasional (BGN), Rahma Dewi Auliya Sari, serta ratusan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing dengan negara maju.

Ade menilai, keberhasilan bangsa dalam menghadapi tantangan global sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.

“Presiden bisa membangun jalan dan infrastruktur dalam tiga tahun, tapi membangun anak-anak yang cerdas, sehat, dan mampu memberikan kehidupan yang baik untuk keluarganya membutuhkan waktu jauh lebih lama,” tutur Ade Rezki.

Lebih lanjut, Ade Rezki menjelaskan bahwa MBG hadir untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak yang belum tercukupi di rumah. Menurutnya, makan bergizi gratis tidak berarti mewah atau banyak, melainkan berfokus pada nilai gizi yang seimbang.

“Tujuan utamanya bukan rasa, tapi pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak. Karena setiap anak memiliki selera dan porsi yang berbeda,” tambahnya.

Selain mendorong peningkatan gizi masyarakat, program MBG juga dinilai berpotensi memperkuat ekonomi daerah. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan bahan pangan lokal dan melibatkan petani, nelayan, serta pelaku UMKM sebagai pemasok utama Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG).

“Jika SPPG tumbuh di setiap wilayah, roda ekonomi akan berputar di daerah sendiri. Hasil pertanian dan perikanan lokal akan terserap, dan masyarakat sekitar ikut sejahtera,” jelas Ade Rezki.

Exit mobile version