| Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Resmikan Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Gadut. |
Agam, Mjnews.id – Haru dan bahagia itulah yang dirasakan oleh pasangan suami istri, Ermailis, 45, dan Azwar Anas St. Sati, 48, warga Pauah Jorong PGRM, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang (Tilkam), Kabupaten Agam. Kenapa tidak, belasan tahun pasangan suami istri bersama tiga orang anak menempati rumah tidak layak huni dan selama itu pula ia mendambakan punya rumah yang layak untuk dihuni.
Berkat sabar diiringi doa, akhirnya rumah layak huni yang diinginkan pasutri Ermailis dan Azwar Anas selama ini terujud juga. Penempatannya langsung diresmikan oleh Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, Kamis 20 Januari 2022.
Terujudnya impian pasutri mendapatkan rumah layak huni setelah melalui program bedah rumah, yang diinisiasi masyarakat dibantu oleh Pemerintahan Nagari Gadut. Rumah ditempati pasutri berukuran 7,5 x 6 meter itu menelan anggaran sekitar Rp. 60 juta.
Menurut ketua pembangunan E. St. Mangkudun, dana yang diperoleh antara lain bersumber dari APB Nagari, sebesar Rp. 15 juta dipotong pajak, sedangkan Rp. 47 juta bersumber dari sumbangan masyarakat Gadut, baik yang berada di kampung maupun di perantauan.
“Sampai saat ini sudah 6 unit rumah dibedah,” ujar E. St. Mangkudun.
Peresmian rumah layak huni tersebut juga dihadiri oleh istri Bupati Agam Yeni Andri Warman dan Forkopimcam, ninik mamak, serta masyarakat.
Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri dalam sambutannya mengatakan, suatu kebanggaan pada hari ini dalam acara yang sangat bahagia sekali yaitu acara peresmian bedah rumah dan pada kesempatan ini atas nama pemerintah daerah, bapak Bupati Agam dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Agam kami mengucapkan terimakasih kepada panitia, kepada tokoh-tokoh masyarakat nagari Gadut khususnya Jorong PGRM atas terselenggaranya kegiatan ini. Sudah rumah ke 6 yang telah dilakukan pembedahan, ini sungguh luar biasa.
Ini bisa terujud berkat adanya kekompakan masyarakat karena masyarakat Nagari Gadut mempunyai empati antar sesamanya yang sangat tinggi, sehingga bisa mengadakan bedah rumah sampai 3 kali dalam setahun. Tidak semua nagari di Kabupaten Agam bisa melakukan kegiatan yang seperti ini.
Dan inilah yang perlu kami berikan penghargaan yang setinggi-tingginya dari Pemerintah Kabupaten Agam kepada tokoh-tokoh masyarakat Nagari Gadut, apa yang dilakukan oleh bapak dan ibu semua merupakan dukungan terhadap program pemerintah daerah.
Kalau Pemerintah Kabupaten Agam mencantumkan dalam visinya mensejahterakan masyarakat Kabupaten Agam dengan bekerja keras melalui berbagai program maka hari ini tokoh-tokoh masyarakat Nagari Gadut telah menghadirkan dukungan itu dalam bentuk nyata.
“Dalam diskusi singkat yang telah kita lakukan tadi saya mengatakan ada peran perantau yang bisa kita pergunakan potensinya, dalam kunjungan saya ke daerah-daerah perantauan banyak tokoh perantauan kita yang kadang-kadang tidak tahu apa kondisi di kampung tugas kita adalah menjembataninya,” ujar Irwan Fikri.
Sementara menurut ninik mamak Suku Bicu, Dt. Palimo mengucapkan ribuan terimakasih kepada ibu bupati dan bapak Wakil Bupati Kabupaten Agam yang berkesempatan hadir dalam peresmian rumah bedah kemenakan kami ini.
“Juga terima kasih kepada tokoh masyarakat, panitia, camat, wali nagari, Jorong PGRM, masyarakat Nagari Gadut yang telah membantu jalannya pembangunan bedah rumah sampai kepada peresmiannya,” ujar Dt. Palimo.
(ril)
