Hasil data ini, diklaim sangat akurat karena mengungkap banyak indikator yang nantinya akan bermanfaat untuk pembangunan.
“Contohnya dalam data ini terungkap ternyata masih ada banyak pengangguran. Tentu kita akan fokus terhadap hal ini,” kata dia.
Menurut dia, semua yang terkait statistik warga atau nagari ada dalam data ini, seperti pengelompokkan data sesuai umur atau jumlah warga, hingga batas wilayah.
“Bahkan berapa jumlah warga yang memakai HP bisa kita lihat dari data ini. Tentu ini adalah terobosan karena kita butuh data akurat untuk pembangunan,” ujar dia.
Panampuang diklaim salah satu desa pertama di Sumbar, bahkan di Sumatera yang memiliki data presisi.
Dalam kegiatan itu, pemerintah nagari juga memasukkan hasil riset itu sebagai acuan Peraturan Nagari (Perna) tepatnya Perna Panampuang Nomor 2 Tahun 2023 tentang Sistem Penyelenggaraan Pemerintah Nagari Berbasis Data Presisi.
Turut hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Ir Jetson MT, Kepala OPD, Camat, dan Wali Nagari di lingkungan Pemkab Agam.
(jef)
