Mjnews.id – Akibat intensitas hujan lebat, satu buah jembatan yang berada di Jorong Sungai Pinang, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, ambruk pada Selasa 7 Mei 2024. Akibatnya satu orang menjadi korban dan tiga daerah di antaranya Nagari Timpeh, Taratak Tinggi, dan Nagari Kampung Jao bersama 16 Jorong terisolasi, tidak bisa melewati jalan ke Kantor Camat Timpeh.
Wali Nagari Tabek, Harmanto Dt Rajo Mangkuto yang ditemui awak media membenarkan hal itu. Memang terjadi peristiwa Jembatan Sungai Pinang ini ambruk akibat curah hujan yang sangat lebat dari tadi malam hingga pagi tadi, sehingga air sungai Sungai Pinang meluap dan membuat tergerusnya jembatan Sungai Pinang sekitar pukul 06:00 WIB pagi tadi.
“Hingga saat ini transportasi warga ke dua arah terputus,” terangnya.
Akibat peristiwa tersebut tiga daerah diantaranya Nagari Timpeh, Taratak Tinggi, dan Nagari Kampung Jao, juga 16 Jorong terisolasi, tidak bisa menuju ke Kantor Camat Timpeh saat ini.
Salah seorang warga kami yang bernama Yuskal, umur 67 tahun, menjadi korban akibat peristiwa tersebut. Yang mana korban rencananya akan melakukan aktivitas biasa ke kebun menggunakan sepeda motor. Saat berada di lokasi jembatan yang ambruk, korban ini terjatuh ke dalam sungai bersama sepeda motornya. Untung saja korban hanya mengalami luka-luka ringan, dan sempat dirawat di IGD Puskesmas Timpeh.
Jembatan Sungai Pinang yang ambruk menghubungkan beberapa nagari di Kecamatan Timpeh ini. Kami berharap Dinas terkait Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bisa segera memperbaiki jembatan, jalur transportasi utama warga di sini,” ucap Wali Nagari Tabek, Harmanto Dt Rajo Mangkuto.
(*/eko)
