Mjnews.id – Pawai alegoris dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, berlangsung semarak dan meriah, Rabu (19/8/2026).
Pawai yang diikuti peserta dari jenjang TK/PAUD, SD, SLTP, SLTA hingga perguruan tinggi se-Kabupaten Dharmasraya tersebut mengambil titik awal di Masjid Agung Pulau Punjung dan berakhir di halaman Kantor Bupati Dharmasraya. Ribuan orang tumpah ruah turut menyaksikan dan mengabadikan kemeriahan acara yang berlangsung dari pagi hingga siang hari.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni, Sekretaris Daerah Medison serta jajaran Forkopimda turut hadir menyaksikan sekaligus menyapa para peserta dan masyarakat sepanjang pelaksanaan pawai.
Turut hadir Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, Danramil 03/Pulau Punjung Lettu Inf Magel Hendri, Danyon Batalyon C Brimob Polda Sumbar Kompol Martin, Kalapas Dharmasraya Ferdika Canra dan Kakan Kemenag Dharmasraya H. Masdan.
Beragam kreasi ditampilkan peserta melalui kostum dan atraksi yang mengangkat budaya daerah, cita-cita generasi muda serta semangat kepahlawanan sebagai bentuk ekspresi dalam mengisi kemerdekaan.
Tidak sedikit peserta juga membawa hasil bumi dan produk UMKM sebagai bagian dari ekspresi rasa syukur atas berkah kemerdekaan. Bahkan peserta menyerahkannya secara langsung kepada Bupati dan Wabup sebagai simbol kecintaan sekaligus kedekatan masyarakat dengan pemimpinnya.
Momen tersebut menciptakan suasana hangat di sepanjang rute pawai, ketika masyarakat dan peserta berkesempatan berinteraksi langsung dengan Bupati bersama jajaran pemerintah daerah.
Sepanjang pelaksanaan pawai, Bupati Annisa tampak tidak henti-hentinya melempar senyum. Ia juga melambaikan tangan dan menyapa masyarakat serta para peserta yang melintas, serta melayani permintaan berfoto oleh peserta.
Pawai alegoris tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas, mengenalkan kekayaan budaya daerah dan memaknai kemerdekaan melalui karya serta semangat kebersamaan. (*)
