BeritaKabupaten Solok

Semakin Tak Terbendung, Bersemi Diyakini Raih 65-75 Persen Suara di Pilkada Kabupaten Solok

901
Pasangan Emiko - Irwan Afriadi
Pasangan Emiko - Irwan Afriadi. (f/ist)

Mjnews.id – Jelang berakhirnya paruh pertama masa kampanye Pilkada Kabupaten Solok 2024, Paslon Hj. Emiko, SP dan Irwan Afriadi, disebut-sebut sudah mengantongi sekira 46 persen suara. Persentase ini bakal terus melejit di paruh kedua. Bahkan, persentase kemenangan Paslon “Bersemi” diyakini bakal mencapai 65 persen hingga 75 persen.

Kampanye Pilkada Kabupaten Solok 2024 segera memasuki paruh kedua. Tebar pesona ke masyarakat terus di lakukan keseluruh Paslon. Program-program, ide dan gagasan terus disampaikan kandidat untuk menarik simpati masyarakat. Demikian juga dengan pergerakan “mesin-mesin” politik, mereka turun ke lapangan meyakinkan pemilih terhadap kapasitas dan kelebihan kandidatnya.

ADVERTISEMENT

Pasangan Cabup-Cawabup Solok Emiko-Irwan Afriadi, menjadi Paslon yang paling sering turun ke masyarakat. Hal ini terbukti dengan jumlah Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye Paslon “Bersemi” yang sudah mencapai lebih dari 140 STTP, meski masa kampanye Pilkada belum genap 30 hari. Artinya, paling tidak, Hj. Emiko dan Irwan Afriadi sudah turun di 5 titik setiap hari. Hal ini menjadikan Emiko-Irwan sebagai Paslon yang paling “berkeinginan menang” di Pilkada Kabupaten Solok 2024.

Di sisi lain, turun di minimal 5 titik lokasi kampanye setiap hari, membalikkan prediksi bahwa sosok Emiko dalam kodratnya sebagai perempuan dan statusnya sebagai istri petahana Epyardi Asda, bakal sulit bersaing dengan kandidat lain.

Justru, Emiko membuktikan bahwa dirinya adalah seorang perempuan tangguh dan terbukti tidak “bergantung” atau akan “mengekor” ke sang suami, Epyardi Asda, yang juga bertarung di eskalasi Pilkada Sumbar 2024. Pada setiap kampanyenya, Emiko tampil selalu “segar” dan “bugar”.

Bahkan, saat berorasi, Emiko selalu tampil dengan naluri keibuan yang penuh kesantunan untuk menyapa masyarakat. Hal ini, seakan menjadi “antitesis” dari Epyardi Asda yang di setiap turun ke masyarakat, senantiasa “berapi-api”.

Meski memiliki “frekuensi” dan niat yang sama dalam upaya membangun daerah, Emiko tampil dengan “amplitudo” dan kesan yang berbeda dengan Epyardi Asda.

Naluri keibuan yang penuh kesantunan Emiko, ternyata juga menarik simpati dari berbagai elemen masyarakat dan tokoh politik Kabupaten Solok untuk bergabung dengan Paslon Bersemi. “Emiko Akan Bangkitkan Potensi Perempuan, Tanpa Menghilangkan Kodratnya Seorang Perempuan”

Wakil Bupati Solok periode 2016-2021, H. Yulfadri Nurdin, SH, yang sangat dekat dengan Epyardi Asda, mengakui bahwa sosok Emiko sangat berbeda dan memiliki berbagai kelebihan. Yulfadri Nurdin yang sempat menjadi rival Epyardi Asda pada Pilkada Kabupaten Solok 2020 lalu, menilai jika Emiko dan Irwan Afriadi terpilih, akan terjadi lompatan kemajuan bagi Kabupaten Solok. Hal ini menurutnya karena Emiko adalah sosok yang selalu mendengarkan masukan dari siapa saja dan akan memakai orang-orang kompeten dan ahli di bidang masing-masing.

“Epyardi Asda memiliki segala hal di dunia politik untuk menjadi kepala daerah. Punya kekuasaan politik, punya finasial politik dan “kegilaan” bersikap dalam politik. Namun, sangat disayangkan, segala potensi itu selama ini belum bisa diterima secara penuh dan legowo oleh masyarakat Kabupaten Solok. Mungkin, di masyarakat Sumbar yang heterogen dan menginginkan perubahan, saat ini sudah waktunya.

Exit mobile version