Ketua LKAAM Provinsi Sumbar Dr.Fauzi Bahar mengatakan, tantangan ke depan semakin kompleks.
“Di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi, kita tidak boleh kehilangan arah. Justru disinilah peran strategis LKAAM, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi sebagai penjaga nilai, pelindung adat, dan penyeimbang antara kemajuan dan kearifan lokal,” ucapnya.
Fauzi bahar berharap LKAAM Kabupaten Solok dapat menjadi contoh dalam penguatan peran adat di tengah masyarakat. Jadikan lembaga ini sebagai mitra strategis pemerintah, pelindung masyarakat, serta wadah penyelesaian persoalan sosial secara bijak dan beradat.
“Mari kita kobarkan kembali semangat adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah sebagai filosofi hidup yang tidak lekang oleh waktu, dan tetap relevan dalam kehidupan modern sekalipun,” imbuh Fauzi Bahar.
(sis)












