Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok memilih menggelar peringatan Hari Jadi ke-113 tahun ini secara sederhana namun tetap sarat makna. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi daerah yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana serta adanya kebijakan efisiensi anggaran.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Medison dalam jumpa pers bersama insan media, Rabu (8/4/2026), di ruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok. Ia didampingi oleh Asisten I, Asisten III, serta Kepala Dinas Kominfo.
Menurut Medison, kesederhanaan pelaksanaan tidak mengurangi esensi peringatan. Justru sebaliknya, momentum hari jadi ini dimanfaatkan untuk memperkuat identitas daerah dan mempererat kebersamaan masyarakat.
“Peringatan tahun ini tetap kita upayakan bermakna, dengan menonjolkan nilai-nilai kebudayaan lokal serta melibatkan partisipasi masyarakat secara luas,” ujarnya.
Mengusung tema “Bekerja, Berkarya dan Semakin Berdampak”, peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113 menjadi refleksi semangat pembangunan yang berkelanjutan.
Tema ini diharapkan mampu mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam kemajuan daerah.
Rangkaian kegiatan resmi akan dimulai pada Kamis, 9 April 2026, dengan pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok di ruang sidang DPRD. Selanjutnya, berbagai agenda telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan, di antaranya pawai nagari, festival kuliner khas daerah, pameran hasil pertanian, hingga kegiatan sosial dan budaya.
Puncak acara direncanakan ditutup dengan tablig akbar yang menghadirkan da’i nasional, sebagai bentuk penguatan nilai spiritual di tengah masyarakat.
Medison berharap seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga mampu membangkitkan semangat kebersamaan serta mempercepat pemulihan daerah.
“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat solidaritas dan mendorong kemajuan Kabupaten Solok ke depan,” tutupnya.
(Siska)
