BeritaKabupaten SolokParlemen

Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok, Bupati: Mari Bekerja Lebih Keras dan Berkarya Lebih Cerdas

288
Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok
Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok. (f/pemkab)

Mjnews.id– Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang DPRD dalam Rapat Paripurna istimewa memperingati Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok yang digelar pada Kamis (9/4/2026).

Rapat tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir. Dalam sambutannya, menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang daerah dalam membangun serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Ini adalah saat yang tepat untuk melihat kembali capaian, mengevaluasi kekurangan, serta merumuskan langkah ke depan demi Kabupaten Solok yang lebih maju,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Syefdinon, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, Wakil Bupati Candra, unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta para kepala daerah se-Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat yang dibacakan Syefdinon, disampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Solok. Pemerintah Provinsi juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.

Syefdinon turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Syamsu Rahim, menyampaikan rasa bangga atas perkembangan daerah yang terus menunjukkan kemajuan.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai adat, budaya, serta semangat kebersamaan sebagai fondasi utama menghadapi tantangan masa depan.

Dalam sambutannya, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menuturkan bahwa peringatan Hari Jadi ke-113 tahun ini memiliki makna yang lebih mendalam karena bertepatan dengan suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Momentum ini tidak hanya menjadi simbol kemenangan, tetapi juga mengandung nilai keikhlasan, persatuan, dan pembaruan diri,” ungkapnya.

Namun demikian, diakui bahwa peringatan tahun ini diselimuti duka akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok. Kondisi tersebut menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan, solidaritas, serta ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai ujian.

Exit mobile version