Kabupaten Solok

Ini Kata Azwir Dainy Tara soal Pemberhentian Pengembangan Danau Singkarak

692
Dermaga Singkarak.

Arosuka, Mjnews.id – Bupati Solok, H. Epyardi Asda, M.Mar mengirim surat dengan tembusan kepada Presiden RI, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Gubernur Provinsi Sumatera Barat dan Pemkab Solok terkait pemberhentian pengembangan kawasan pariwisata di Danau Singkarak, mantan Anggota DPR RI 3 periode di dapil 1 Sumbar, H. M. Azwir Dainy Tara turut angkat bicara.
Dalam surat tersebut mantan Anggota DPR RI 3 periode (1999 s/d 2014) di dapil 1 Sumbar ini, sangat prihatin mengenai kasus yang diterima oleh Epyardi Asda dalam membangun kawasan pariwisata di Danau Singkarak.
“Saya pribadi mendukung Epyardi Asda membangun dan investasi kawasan wisata disekitar danau Singkarak yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sumatera Barat khususnya masyarakat Kota Solok dan Kabupaten Solok dan sekitarnya. Jarang orang perantau Minang yang sukses membangun kampung halamannya dengan investasi ratusan miliar.
Mestinya masyarakat Sumatera Barat khususnya Kabupaten Solok dan Kota Solok berterima kasih karena telah membangun beberapa kawasan pariwisata di kabupaten Solok dilanjutkan dengan pembangunan pariwisata dan perhotelan disekitar danau Singkarak yang menguntungkan pembangunan pariwisata pada umumnya di Sumatera Barat.
Pemda Sumbar bersama 2 Pemkab Solok mencari solusi yang sebaik-baiknya agar investasi yang begitu besar akan menjadi sia-sia, kalo sempat distop atau dihentikan, dimana pun di dunia dan di negara kita danau, sungai dan pantai direklamasi dibikin indah dan menyenangkan dan tumbuhnya ekonomi masyarakat disekitar tersebut.
Kita harus sadari secara psikologis ekonomi negara kita yang lagi tidak begitu menguntungkan dan sulitnya mendapat fasilitas kredit, kenapa ada orang kampung kita sendiri yang investasi ratusan miliar untuk kawasan pariwisata perhotelan dan lainnya tidak kita dukung aneh bin ajaib.
Saya berusaha sebagai mantan Anggota DPR RI, laporan dan informasi kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno melaporkan tentang kejadian terjadinya ketidak sepahaman antara Pemda Provinsi dan kabupaten Solok yang sangat merugikan untuk masyarakat Sumatera Barat khususnya Kabupaten Solok dan Kota Solok.
Pariwisata perhotelan dan lainnya pemasukan devisa dan PAD untuk provinsi dan kabupaten kota yang cukup besar, mudah-mudahan dan insya Allah yang dicita-citakan oleh Epyardi Asda dan keluarga bisa tercapai dan terkabul mencari aturan dan solusi sebaik-baiknya,” ungkapnya.
(Fidel)
Exit mobile version