AdvKota PadangParlemen

Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Padang: Perlu Peningkatan Efektivitas dalam Penyusunan RAPBD 2026

414
DPRD Kota Padang mengadakan rapat paripurna dalam rangka penyampaian pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap RAPBD tahun anggaran 2026
DPRD Kota Padang mengadakan rapat paripurna dalam rangka penyampaian pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap RAPBD tahun anggaran 2026. (f/humas)

Secara total pendapatan daerah berkurang sebesar Rp 345,8 miliar atau turun 11,52 persen dari semula Rp 3 triliun menjadi Rp 2,65 triliun.

Fraksi PKB-Ummat berpendapat bahwa dalam penyusunan anggaran harus memandang bahwa upaya pencapaian kesejahteraan dan kemakmuran rakyat adalah orientasi dan tujuan utama dalam pembangunan.

ADVERTISEMENT

“Sehingga setiap rupiah yang dianggarkan oleh Pemerintah Kota Padang seharusnya berbanding lurus dengan capaian peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Padang,” kata juru bicara Fraksi PKB-Ummat.

Fraksi PKB-Ummat mendukung upaya-upaya yang dilakukan dalam Rancangan APBD ini, dengan catatan bahwa setiap kebijakan dan perubahan yang dilakukan didasarkan pada analisis yang mendalam, berorientasi pada hasil nyata, dan mempertimbangkan keberlanjutan dalam jangka panjang.

Kebijakan APBD tidak hanya harus adaptif terhadap rancangan, tetapi juga harus mampu memberikan solusi yang berkelanjutan bagi tantangan yang dihadapi Kota Padang.

Salah satunya seperti perlunya strategi yang lebih agresif dalam menggali potensi PAD agar dapat mengurangi ketergantungan dan memastikan keberlanjutan pendanaan pembangunan daerah.

Fadly Amran Sepemahaman dengan DPRD Kota Padang

Menjawab pandangan umum Fraksi-fraksi tersebut, Wali Kota Fadly Amran sepemahaman dengan Fraksi-fraksi DPRD Kota Padang terkait sejumlah langkah strategis yang mesti diambil dalam mengelola APBD tahun anggaran 2026.

Diakuinya, pemangkasan dana transfer dari pusat untuk 2026 mesti disikapi dengan arif bijaksana agar program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat terealisasi dengan maksimal.

“Tentunya memang perlu kreativitas dalam mengelola APBD di tahun 2026 mendatang,” kata Fadly Amran usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Padang tersebut.

“Mudah-mudahan dengan saran, masukan, dan pertanyaan ini dapat kami jadikan bahan untuk memberikan jawaban dari Pemko Padang nantinya,” terang Fadly Amran.

Setelah mendengarkan pandangan umum fraksi ini, Pemko akan menyampaikan tanggapan resmi pada rapat paripurna DPRD Kota Padang berikutnya.

(Adv)

#dprdkotapadang

Exit mobile version