Wizri juga ingatkan kepada jajaran KPPS untuk mulai merancang TPS H-3 sebelum hari Pemungutan Suara atau hari Pemilihan. Dan penyaluran C-Formulir kepada pemilih mulai dilakukan tanggal 23 November.
“TPS harus sudah dirancang H-3, berdasarkan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara yang dilakukan beberapa waktu lalu, diperkirakan finalisasi penghitungan suara hingga Maghrib,” jelasnya.
Wisri juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak demi suksesnya PILKADA di Kota Payakumbuh, termasuk dukungan dari PLN dan Telkom.
Sementara itu, Pj. Walikota Payakumbuh, Suprayitno saat memberikan sambutannya mengapresiasi Rakor yang digelar. Rakor yang digelar sangat penting untuk suksesnya Pilkada Kota Payakumbuh.
“Rakor ini sangat penting demi suksesnya Pilkada di Kota Payakumbuh. Kalau soal dukungan dari kami (Pemerintah Daerah) kami sangat mendukung agar Pilkada berjalan dengan baik, sebab kami diingatkan oleh Pemerintah Pusat untuk memastikan kualitas demokrasi terjamin,” ucapnya.
Lebih jauh ia berharap agar tingkat partisipasi masyarakat harus sejalan dengan suara sah.
“Tingkat partisipasi masyarakat harus sejalan dengan suara sah,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Camat di Kota Payakumbuh juga harus mitigasi potensi gangguan di Pilkada.
Sementara Kapolres Kota Payakumbuh yang diwakili Kasat Intelkam, IPTU. Elhan mengatakan bahwa pihaknya menurunkan 152 personel yang nantinya terlibat dalam pengamanan TPS.
“152 Personel akan terlibat dalam PAM (Pengamanan) TPS. Nanti kami juga akan melakukan apel kesiapan jelang hari Pemilihan. Kita berharap pelaksanaan Pilkada yang aman dan terkendali,” ujarnya.
(Yud)
