Membangun masyarakat yang religius
Ia menambahkan Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.
Sementara itu, Pengelola TPQ Mudarma Refdinel mengaku bersyukur karena kegiatan khatam Alquran dapat kembali dilaksanakan setelah sempat terhenti akibat pandemi.
Ia menjelaskan TPQ Mudarma yang berdiri sejak 2014 pertama kali menggelar khatam Alquran pada 2016. Namun, pandemi COVID-19 membuat kegiatan serupa tidak dapat dilaksanakan selama beberapa tahun.
“Alhamdulillah, setelah melalui masa yang cukup panjang, tahun ini kami kembali dapat melaksanakan khatam Alquran dan wisuda Iqra. Ini menjadi kebahagiaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus membina anak-anak dalam belajar Al-Qur’an,” ujarnya.
Refdinel berharap dukungan dari pemerintah daerah, ninik mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat terus mengalir guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran di Surau Palito Jannah.
Menurut dia, kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah diperlukan agar pendidikan Al-Qur’an terus berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak anak-anak di lingkungan sekitar.
Kegiatan tersebut tidak hanya menandai bangkitnya kembali aktivitas pendidikan Al-Qur’an pascapandemi di TPQ Mudarma, tetapi juga menjadi upaya bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan karakter dan pembinaan akhlak generasi muda. Melalui pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan, TPQ diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang beriman, berakhlak mulia, cinta masjid, serta memiliki ketahanan moral dan sosial dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
(MC)
