![]() |
| Anas Asri dan Mahwel. (f/yusra akbar) |
Payakumbuh, Mjnews.id – Tanggapi kasus dugaan kasus korupsi APD covid-19 di Kota Payakumbuh yang mengakibatkan tujuh orang dijadikan tersangka, lima aparatur sipil negara juga ikut terseret sampai dijadikan tersangka dan terdakwa.
Melihat kondisi tersebut dua organisasi masyarakat bakal turun kejalan dalam waktu dekat ini.
Ketua DPD Pekat-IB (Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu) Kota Payakumbuh, Anas Asri, SH kepada wartawan membenarkan bakal turun ke jalan guna melakukan aksi dan menyampaikan aspirasi dan ia juga menyampaikan atas nama lembaga Pekat-IB.
“Saya sangat mengapresiasi kepada jajaran Kejaksaan Negeri Payakumbuh yang telah mengungkap kasus dugaan korupsi APD Covid yang telah merugikan negara sebanyak Rp 195 juta itu,” kata Anas didampingi Sekretaris dan pengurus lainnya yang bertempat di Kantor Sekretariat Kelurahan Ibuah, Kamis (09/06/2022) malam.
Lebih lanjut Anas katakan, bentuk apresiasi dan dukungan penuh kepada aparat hukum ini akan kami sampaikan bersama pengurus lainnya dengan akan turun ke jalan dalam waktu dekat ini.
Sementara itu, Ketua LSM Lembaga Elang Indonesia Luak 50, Mahwel bersama pengurus lainnya juga akan ikut turun ke jalan dalam waktu yang dekat ini.
Dia juga mengatakan bahwa dirinya bersama pengurus LSM LKA lainnya siap bergandengan tangan dengan ormas Pekat-IB.
“Termasuk turun ke jalan melakukan aksi dalam menyampaikan aspirasi di depan umum yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” sebut Mahwel singkat saja.
(Yud)
