Mjnews.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto menggelar Focus Group Discussion (FGD) evaluasi prestasi Kafilah Kota Sawahlunto, di Kawasan Wisata Meervon Kandi, dibuka langsung Pejabat Sekretaris Daerah Sawahlunto, Irzam, Kamis 19 September 2024.
Irzam menuturkan, evaluasi jni penting dilakukan, dan hendaknya ini menjadi agenda penting untuk terus dilakukan ke depannya.
Disebutkannya, Pemerintah Kota Sawahlunto Sawahlunto sangat memperhatikan anggaran untuk keagamaan, bahkan tak kurang dari 10 miliar rupiah setiap tahun.
“Perlu adanya inovasi ke depan, kapan perlu bantuan masjid setiap tahun yang digunakan untuk masjid digunakan untuk non fisik,” ungkapnya.
Terkait minimnya anggaran persiapan kafilah MTQ Sawahlunto tahun lalu, terkendala oleh ketidakpastian jadwal pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Sebelumnya, Kepala Kankemenag Sawahlunto dalam sambutan mengatakan, melalui evaluasi ini diharapkan ada langkah-langkah ke depan yang harus disiapkan dalam rangka memperbaiki prestasi kafilah.
“Kita menginginkan prestasi Sawahlunto lebih baik karena kita tidak kurang dengan yang lain,” ulasnya.
Kakan Kemenag mengutarakan, intensitas jumlah latihan bagi kafilah perlu ditingkatkan guna meraih peringkat terbaik.
Usai pembukaan, dilanjutkan dengan diskusi panel melibatkan Kesra, Camat, Kepala KUA, pelatih beserta pejabat Kemenag.
Dukungan anggaran, pendirian pondok Alquran, mengaktifkan LPTQ serta mendatangkan peserta MTQ utusan Sawahlunto dari luar menjadi topik pembahasan mendalam pada acara tersebut.
Kasi Bimas Islam Zulfahmi menuturkan, FGD selama sehari itu dibiayai dengan dana DIPA Kemenag.
(Uni)
