OlahragaLimapuluh Kota

Pengurus KONI Limapuluh Kota Pastikan Bakal Terus Jalankan Program Pembinaan

695
×

Pengurus KONI Limapuluh Kota Pastikan Bakal Terus Jalankan Program Pembinaan

Sebarkan artikel ini
Silaturahmi pengurus KONI di Tampayan Kave, kawasan Pakan Selasa, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh
Silaturahmi pengurus KONI di Tampayan Kave, kawasan Pakan Selasa, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. (f/ist)

Mjnews.id – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat menyatakan bakal terus berkomitmen untuk menjalankan program pembinaan kepada atlet di seluruh cabang olahraga.

Hal tersebut menyikapi sangat terbatasnya anggaran pembinaan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada KONI sejak 2024 lalu. Namun, berbagai iven kejuaraan baik Kejurda dan Kejurnas tetap musti diikuti oleh para atlet Cabor.

ADVERTISEMENT

“Kita tentunya tetap optimis dan konsisten (pembinaan), karena ini tidak hanya menyangkut prestasi, tapi juga masa depan para atlet kita,” kata Wakil Ketua Umum KONI Limapuluh Kota, Budi Febriandi, dalam kegiatan silaturahmi pengurus KONI yang digelar di Tampayan Kave, kawasan Pakan Selasa, Payakumbuh Timur, baru-baru ini.

Budi juga menyebukan sejak awal 2024 lalu, KONI Limapuluh Kota hanya diberikan dana hibah oleh Pemkab sebanyak Rp50 juta. Sangat jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yang berkisar Rp800 juta – Rp1 miliar.

Dimana biasanya, lanjut Budi, anggaran hibah KONI tersebut selalu digunakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan latihan dan sarana mengikuti iven pertandingan ke sebanyak 43 cabang olahraga.

“Namun, pada tahun 2024 kita hanya diberikan Rp50 juta saja, yang mana dana sebanyak itu bahkan buat operasional kantor saja tidak cukup. Kondisi yang sama, kita juga mendapat informasi, akan berlaku pada 2025 ini,” sebut Budi.

Padahal, berdasarkan SK Gubernur Sumatera Barat, perhelatan Porprov Sumbar bakal digelar pada tahun ini. Ditambah lagi, awal Maret 2025 mendatang masa kepengurusan KONI Kabupaten Limapuluh Kota akan habis, dan para pengurus bersama Cabor akan segera menggelar musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab).

Menyikapi hal tersebut, KONI Limapuluh Kota memastikan sudah membicarakan situasi tersebut secara internal dan menginformasikan ke seluruh cabang olahraga. Budi berharap, hal tersebut bisa mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah maupun DPRD.

“Jika tidak dicarikan solusinya, tentu pembinaan atlet kita ke depan akan semakin stagnan. Kemarin, para atlet kita di masing-masing Cabor tetap mengikuti ajang Kejurda hingga PON di Aceh. Mereka banyak mendulang prestasi, walau pergi tanpa bantuan biaya. Ini, sangat kita sayangkan,” ucap Budi.

Dikatakan Budi,diri nya mengajak, seluruh pengurus KONI dan Cabor agar tidak patah arang dan tetap memberikan motivasi terbaik, semangat dan pembinaan kepada atlet. Setidaknya sampai masa kepengurusan KONI periode 2022-2025 ini berakhir,”tutup nya.

Selain Budi Febriandi, kegiatan silaturrahmi tersebut juga diikuti Bendahara Umum KONI, Ramadhoni, para kepala bidang dan unsur sekretariat. Para pengurus juga sepakat akan mencarikan solusi terbaik bagi kelangsungan olahraga di Limapuluh Kota ke depan, secara musyawarah dan kekeluargaan.

(Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT