Mjnews.id – Ambil langkah cepat, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama instansi terkait bersihkan jalan yang tertimbun longsor di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari.
Kalaksa BPPD Limapuluh Kota, Zaimar Hakim kepada wartawan mengatakan, akibat hujan yang cukup tinggi dari kemarin sore mengakibatkan jalan penghubung Nagari Situjuah Batua dengan Situjuah Ladang Laweh tertimbun longsor dan amblas.
“Berkat sinergi semua pihak, baik itu dari PUPR, Kasat Pol PP, Damkar, TNI, Polri, dan Camat Situjuah Limo Nagari dan Wali Nagari Situjuah Ladang Laweh serta masyarakat setempat, dan atas arahan Bupati Limapuluh Kota, jalan tersebut diperkirakan satu jam lagi sudah bisa dilalui,” katanya saat berada di lokasi longsor di Situjuah Ladang Laweh, Rabu 13 Mei 2026.
Zaimar juga menyebutkan, terkait kemunculan Sinkhole (atau amblasan/lubang runtuhan) yang tak jauh dari lokasi longsor tersebut, pihaknya akan berkoordinasi sama pihak terkait nantinya.
“Kita mengimbau masyarakat agar tak terlalu mendekat ke lokasi lobang yang mirip dengan Sinkhole tersebut,” ucapnya.
Sementara Chandra, masyarakat Nagari Situjuah Ladang Laweh saat ditanya wartawan menyebutkan, dampak dari longsor penghubung jalan nagari Situjuah Ladang Laweh dengan Situjuah Batua, sebanyak 600 KK atau 2.053 warga Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, dilaporkan terisolasi.
“Kami tak bisa keluar-masuk kampung itu dengan kendaraan karena akses jalan satu-satunya tertimbun material longsor dan amblas membentuk lubang menyerupai sinkhole, akibat hujan deras, Selasa sore hingga malam (12/5/2026),” sebutnya.
Ia juga menyampaikan, memang saat ini tim dari Pemkab 50 Kota sudah turun ke lapangan untuk membersihkan jalan yang longsor dan dirinya juga menyampaikan ucapan kasih kepada Bupati 50 Kota dan jajaran yang telah bergerak cepat bersama masyarakat dan unsur Forkopimca guna membersihkan tanah lumpur yang menghambat jalan tersebut.
Kemunculan Sinkhole tak jauh dari lokasi longsor
Terkait lobang yang mirip dengan Sinkhole yang tak jauh dari lokasi longsor tersebut, dirinya juga kaget, tapi ia tak berkomentar banyak.
“Kita menunggu hasil pemeriksaan instansi terkait dalam menelusuri bahwa lobang tersebut Sinkhole atau tidak,” tutupnya.
Pantauan wartawan di lapangan, selain tanah longsor lobang yang mirip Sinkhole (atau amblasan/lubang runtuhan) adalah fenomena geologi berupa amblasnya permukaan tanah secara tiba-tiba, menciptakan lubang atau cekungan akibat runtuhnya struktur tanah/batuan di bawahnya.
Fenomena amblesnya permukaan tanah kerap menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Tidak jarang, setiap kejadian lubang besar di permukaan tanah langsung disebut sebagai sinkhole.
(Yud)
