BeritaSumatera Barat

Menbud Fadli Zon Resmikan Museum Sastra Indonesia di Tanah Datar

666
Menteri Kebudayaan Fadli Zon resmikan Museum Sastra Indonesia di Komplek Aia Angek Cottage, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat
Menteri Kebudayaan Fadli Zon resmikan Museum Sastra Indonesia di Komplek Aia Angek Cottage, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. (f/pemprov)

Sementara itu dalam sambutannya, Plt Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas peresmian Museum Sastra Indonesia di Sumbar, yang merupakan museum sastra pertama yang diresmikan oleh Menteri Kebudayaan di Indonesia.

“Kita sangat bangga karena Menteri Kebudayaan dan Wakil Menteri Kebudayaan adalah putra Minang. Selain Bapak Menteri Fadli dari Lima Puluh Kota, Bapak Wamen Giring Ganesha juga berasal dari Talu Pasaman Barat. Hari ini, beliau meresmikan museum sastra pertama di Indonesia, dan kunjungan ke Sumbar hari ini juga kunjungan kerja pertama beliau ke daerah,” ujar Audy.

ADVERTISEMENT

Peresmian Museum Sastra Indonesia di Sumbar, sambung Audy, adalah anugerah yang tak ternilai bagi Sumbar. Serta, menjadi sebuah penegasan atas status Sumbar sebagai salah satu daerah tempat lahirnya banyak sastrawan kaliber nasional. “Kita mengucapkan ribuan terima kasih atas kesediaan Bapak Menteri untuk menetapkan dan meresmikan Museum Sastra Indonesia ini,” ujarnya lagi.

Selain juga dihadiri Wamenbud RI Giring Ganesha, kegiatan peresmian Museum Sastra Indonesia juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Sastrawan Legendaris asal Sumbar, Taufiq Ismail; Wakil Duta Besar Indonesia untuk Unesco, Ismunandar; Ketua Bundo Kanduang Sumbar, Prof Raudha Thaib; Rektor ISI Padangpanjang, Febri Yulika, Sastrawan Jose Rizal Manua, Budayawan Mak Katik, dan sejumlah tokoh dan budayawan lainnya.

Usai peresmian Museum Sastra Indonesia, Plt Gubernur Audy turut mendampingi Menbud Fadli Zon dalam menghadiri kegiatan Opening Ceremony Dies Natalis 59 Tahun Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang dan memberikan Kuliah Umum di Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam, dengan mengangkat tema Transformasi Apresiasi Seni Budaya Berbasis Platform Digital.

(adpsb)

Exit mobile version