Mjnews.id – Sebanyak 4 unit rumah penduduk dan 1 buah bengkel diterjang longsor, sehingga dinding rumah penduduk jebol karena material dan potongan kayu gelondongan memberondong rumah penduduk di Jorong Sigiran, Kenagarian Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Kejadian ini berlangsung pada waktu hujan deras mengguyur pada Senin 23 Desember 2024 siang.
Sebanyak 4 orang pemilik rumah penduduk yang terdampak musibah longsor terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. Sekarang 4 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak memerlukan bantuan selimut dan makanan siap saji untuk konsumsi.
Hal ini dikatakan Kepala Bidang Rehab Rekon BPBD Provinsi Sumatera Barat, Ilham Wahab saat dikonfirmasi awak media pada Rabu 24 Desember 2024.
Menurut Ilham Wahab, pada Senin sore itu juga dalam kondisi masih diguyur hujan, gabungan tim dari Pusdalops BPBD Agam langsung membersihkan material dan kayu gelondongan serta lumpur yang masuk ke dalam ruangan rumah penduduk.
Dari 4 KK rumah penduduk yang terdampak rusak parah itu antara lain pemilik rumah Masri (65) tahun, Nurlaili (70) tahun, Irtayeti (48) tahun, Irvan Yuhardi (51) pemilik rumah Wali Jorong Sigiran, dan 1 buah bengkel ikut hancur diberondong material longsor.
“Selain dari tim Pusdalops BPBD juga dilakukan koordinasi dengan perangkat nagari, pendataan dampak yang ditimbulkan akibat bencana longsor dengan PUPR Agam, serta turun kelapangan melakukan pembersihan material”, imbuh Ilham Wahab.
Unsur lain yang terlibat yakni BPBD Agam, TNI, Camat, serta masyarakat dan perangkat nagari setempat.
Saat ini pada Senin ini hari sedang dilakukan pembersihan material longsor, listrik di lokasi saat ini padam, dan cuaca di lokasi saat ini hujan sedang.
“Saat ini yang dibutuhkan warga terdampak adalah selimut dan makan siap saji untuk 4 KK yang terdampak bencana longsor”, pungkasnya.
(Obral)












