BeritaParlemenSumatera Barat

Anggota DPRD Provinsi Hj Aida Resmikan Jalan Rabat Beton di Jorong Muaro Nagari Sarilamak

328
Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Hj. Aida resmikan jalan di Jorong Muaro, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota
Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Hj. Aida resmikan jalan di Jorong Muaro, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. (f/ist)

Mjnews.id – Pemerintah terus memperkuat pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui peresmian jalan rabat beton sepanjang 150 meter di jorong Muaro, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Hj. Aida, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam sambutannya mengatakan, kehadiran jalan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah serta memperlancar distribusi hasil pertanian warga jorong Muaro.

ADVERTISEMENT

“Mudah-mudahan jalan ini bermanfaat dan bisa dipergunakan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya, Minggu 4 Januari 2026.

Politisi partai Demokrat tersebut juga menyebutkan, pembangunan jalan tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang ia realisasikan melalui Pokok Pikiran (Pokir).

Dengan Jalan Rabat Beton, Produktivitas dan Mobilitas Meningkat

Sementara itu, Ketua Kelompok Kampuang Muaro sekaligus tokoh masyarakat, Jon Dt. Majo Bosa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terealisasinya pembangunan infrastruktur tersebut.

“Kami atas nama masyarakat Jorong Kampuang Muaro mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Jalan ini sangat penting bagi kami, terutama bagi para petani untuk memperlancar aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kesejahteraan,” ucapnya.

Ia menambahkan, selama ini akses jalan yang terbatas kerap menjadi kendala utama, khususnya saat musim panen dan distribusi hasil pertanian.

“Dengan adanya jalan rabat beton ini, masyarakat optimistis produktivitas dan mobilitas akan meningkat secara signifikan,” tutupnya.

Pantauan wartawan di lapangan, peresmian jalan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat yang menilai pembangunan ini sebagai bentuk nyata kehadiran wakil rakyat dalam menjawab kebutuhan di tingkat akar rumput.

Infrastruktur yang dibangun dinilai tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga memperkuat konektivitas sosial dan kualitas hidup warga.

(Yud)

Exit mobile version