Sementara itu, Didi (43 th), salah seorang warga setempat mengatakan bencana banjir dan lonsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu, telah menyebabkan pohon tumbang dan terjadi lonsoran dibeberapa titik sehingga mengakibatkan saluran irigasi Banda Gadang rusak. Beruntung, pemerintah bergerak cepat untuk melakukan pembenahan.
“Meski pun mesti menunggu solusi permanennya. Tapi kami tenang, karena sudah ada kejelasan dari pemerintah, bahkan Gubernur dan Wabup hadir langsung gotong royong bersama kami,”ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas BMCKTR, Armi; Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Syefdinon; Perwakilan Bank Nagari, serta Camat Gunung Talang.
(adpsb)
