Ia menambahkan, proses seleksi melibatkan dewan hakim dari tingkat nasional yang dihadirkan melalui koordinasi dengan LPTQ Pusat. Penglibatan tersebut bertujuan untuk memastikan proses penjaringan berlangsung objektif dan profesional.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma menegaskan bahwa seleksi ini merupakan langkah strategis daerah dalam mempersiapkan kafilah yang siap secara menyeluruh, baik dari segi teknis maupun mental.
Menurutnya, proses seleksi dilakukan melalui uji kemampuan oleh tim dari LPTQ Pusat sesuai cabang lomba, dengan sistem penilaian yang objektif dan transparan.
“Kami berharap melalui seleksi dan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, peserta tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang secara mental dan spiritual dalam menghadapi MTQ Nasional,” pungkasnya.
(adpsb)
